JATIMKINI.COM, Ketua DPRD Kota Surabaya, H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., menekankan pentingnya meneladani nilai-nilai sejarah serta menjaga semangat perjuangan Bung Karno dalam membangun Kota Surabaya.
Menurutnya, kesadaran berjuang dimulai dari pemahaman bahwa diri kita tidak sendiri, melainkan bagian dari komunitas yang harus bersama-sama menjaga stabilitas dan kesejahteraan kota.
"Jangan lupakan sejarah, karena sejarah itulah yang menjadikan fondasi atas perilaku nalar untuk kepentingan dan menjaga kesemuanya," terang Syaifuddin Zuhri.
Untuk itu, guna menyambut momen peringatan Hari Pahlawan 10 November, Syaifuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, jajaran Forkopimda, LSM, serta pemerintah kota untuk bersama-sama mewujudkan visi Surabaya sebagai kota yang inklusif dan layak huni. Konsep kota inklusif ini menempatkan kesejahteraan, ketenangan, dan kemakmuran sebagai tujuan bersama yang dicapai secara beriringan.
Disinggung soal situasi politik nasional seperti dinamika di Jakarta? Syaifudin secara tegas mengatakan, Kota Surabaya tidak terpengaruh secara negatif. Hal ini berkat koordinasi yang erat serta langkah antisipatif yang terus dibangun oleh Forkopimda bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat.
"Arek-arek Suroboyo cinta atas kotanya. Mari kita jaga dan jangan tinggalkan suri teladan pendahulu kita dalam membangun kota ini menjadi kota pahlawan yang menjunjung tinggi kebersamaan, kepedulian, dan saling berbagi," pungkas Syaifudin
Editor : Ali Topan