JATIMKINI - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di berbagai daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PLN Group, perbankan, pengembang perumahan, hingga pelaku usaha guna mendukung percepatan transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon di Jawa Timur.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan penguatan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan sinergi lintas sektor agar infrastruktur dan layanan pendukung kendaraan listrik semakin mudah diakses masyarakat.
“PLN UID Jawa Timur terus berkomitmen mendukung percepatan transisi energi bersih melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin mudah diakses masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai stakeholder menjadi langkah penting untuk menghadirkan infrastruktur SPKLU, layanan home charging, serta solusi kendaraan listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Ahmad Mustaqir.
Di Kota Pasuruan, PLN UP3 Pasuruan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Pasuruan yang diterima langsung Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan pengembangan kendaraan listrik, layanan home charging, solusi sewa kendaraan listrik, hingga potensi pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan test drive kendaraan listrik bersama Wali Kota Pasuruan sebagai bentuk pengenalan langsung penggunaan kendaraan berbasis energi bersih.
“Kami menyambut baik inisiatif PLN dalam mendukung transformasi energi bersih di Kota Pasuruan. Kendaraan listrik merupakan bagian dari masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien,” kata Adi Wibowo.
Sementara itu, di Kabupaten Trenggalek, PLN UP3 Ponorogo bersama PLN Group menggelar audiensi strategis dengan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Pertemuan membahas pengembangan energi hijau, digitalisasi layanan, percepatan ekosistem kendaraan listrik, hingga dukungan menuju target Net Zero Carbon.
Dalam kesempatan tersebut, PLN juga memperkenalkan inovasi SINAR APUNG, yakni penyediaan listrik untuk rumah apung berbasis energi angin dan surya yang dapat dipantau secara realtime melalui aplikasi digital.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama PLN Group dalam menghadirkan solusi energi hijau dan digitalisasi layanan di Kabupaten Trenggalek,” ujar Mochamad Nur Arifin.
Penguatan ekosistem kendaraan listrik juga dilakukan di Mojokerto melalui kunjungan PLN UP3 Mojokerto ke Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko. Pertemuan membahas infrastruktur kelistrikan, transisi energi, serta pengenalan Electrifying Lifestyle melalui pengalaman langsung berkendara menggunakan mobil listrik.
“Saya baru saja melaksanakan test drive mobil listrik yang sangat nyaman dan memberikan pengalaman berkendara yang modern serta ramah lingkungan,” tutur Teguh Gunarko.
Di Madura, PLN UP3 Madura menjajaki kemitraan penyediaan SPKLU bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Pembahasan meliputi kesiapan regulasi dan fasilitas pendukung guna mempercepat penggunaan energi bersih di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, PLN juga memperkuat koordinasi terkait kesiapan infrastruktur SPKLU di Kabupaten Sidoarjo. Di Jember, PLN menggandeng BRI dan pengembang perumahan dalam pengembangan layanan kelistrikan sekaligus mendukung ekosistem kendaraan listrik melalui kegiatan EV Motor Show 2026. Sedangkan di Malang, PLN menjajaki kerja sama penyediaan SPKLU dan produk EV bersama PT Bagong Dekaka Makmur.
Melalui berbagai kolaborasi tersebut, PLN Jawa Timur menargetkan penggunaan kendaraan listrik semakin dikenal dan diminati masyarakat. Kehadiran SPKLU, layanan home charging, inovasi energi hijau, serta kerja sama lintas sektor diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang modern, efisien, dan berkelanjutan di Jawa Timur.
Editor : Ali Topan