x
x

PLN dan UNISKA Kediri Resmikan SPKLU Kampus

JATIMKINI.COM – PT PLN (Persero) bersama Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus sebagai langkah konkret mempercepat transisi energi bersih sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Peresmian SPKLU di UNISKA Kediri ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara sektor industri, pendidikan, dan pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis energi ramah lingkungan. Kegiatan tersebut dihadiri Komisaris Independen PLN, jajaran manajemen PLN, pimpinan UNISKA, Pemerintah Kota Kediri, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Rangkaian acara diawali konvoi 18 kendaraan listrik dari Kantor PLN UP3 Kediri menuju kampus UNISKA sebagai simbol percepatan elektrifikasi transportasi di daerah. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik yang semakin luas dan mudah diakses masyarakat.

SPKLU UNISKA Kediri dilengkapi teknologi ultra fast charging 180 kW dan medium charging 22 kW, mampu melayani berbagai jenis kendaraan listrik dengan waktu pengisian lebih efisien. Kehadiran fasilitas parkir khusus dan sarana penunjang lain juga diharapkan memberi kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik.

Rektor UNISKA Kediri, Bambang Yulianto, mengatakan keberadaan SPKLU di lingkungan kampus bukan sekadar fasilitas pendukung transportasi modern, melainkan bagian dari implementasi program kampus berdampak.

“SPKLU ini menjadi ruang pembelajaran, riset, sekaligus inovasi di bidang energi terbarukan. Kampus harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Bambang, kehadiran SPKLU juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang terlibat langsung dalam agenda transisi energi nasional.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi sinergi PLN dan UNISKA dalam menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik di Kota Kediri. Ia menilai langkah ini sejalan dengan arah pembangunan kota menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Peresmian SPKLU ini menunjukkan kesiapan Kota Kediri bertransformasi dari energi berbasis fosil menuju energi berkelanjutan. Kami mendukung penuh pengembangan infrastruktur kendaraan listrik agar semakin mudah diakses masyarakat,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur menegaskan Jawa Timur kini menjadi salah satu motor utama pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Saat ini PLN telah mengoperasikan 302 unit SPKLU di 162 lokasi di seluruh Jawa Timur, termasuk 15 unit di wilayah Kediri. Penggunaan SPKLU juga disebut mengalami pertumbuhan signifikan lebih dari 300 persen secara tahunan, menandakan minat masyarakat 

Berita Terbaru
Senin, 27 Apr 2026 20:09 WIB

Seminggu Lagi, Ipuk Dilantik Menjadi Ketua DPRD Surabaya

Kekosongan Ketua DPRD Surabaya selama tiga Bulan semenjak ditinggal Adi Sutarwijono ( alm) kini sudah terjawab.
Senin, 27 Apr 2026 20:03 WIB

Akhirnya, Anas Karno Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya

Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono, Anas Karno diambil sumpah dan janji sebagai anggota DPRD Surabaya
Senin, 27 Apr 2026 18:39 WIB

Mendadak Menteri ESDM di Panggil Presiden RI. Ini Penjelasan Bahlil

Usai dipanggil  Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Senin (27/04/2026) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Senin, 27 Apr 2026 18:19 WIB

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet. Ini Daftar Pejabat Baru

Presiden RI, Prabowo Subianto resmi melantik Kepala Staf Kepresidenan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, dan Kepala Badan Karantina Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 17:43 WIB

Pergeseran Jabatan DPRD Surabaya Bergulir. Kursi Sekretaris Komisi A Kosong

ergeseran jabatan di lingkungan DPRD Kota Surabaya mulai bergulir menyusul ditetapkannya Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya
Senin, 27 Apr 2026 16:51 WIB

Rahasia Tumbuh Kembang Anak Optimal, Tak Cuma Nutrisi Tapi Juga Stimulasi

Tumbuh kembang anak yang optimal butuh kombinasi antara nutrisi dan stimulasi sebgaimana penjelasan dari para ahli.