JATIMKINI.COM, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Harisandi Savari meminta dinas perhubungan melakukan penataan mudik lebaran. Persiapan ini dianggap penting kendati puasa Ramadan baru dimulai.
Ada beberapa titik yang kerap memicu kemacetan, dan beberapa titik di Pulau Madura, seperti Blega dan Tanah Merah di Bangkalan. Harisandi meminta Dinas Perhubungan Jawa Timur melakukan antisipasi, mengingat setiap tahun saat lebaran selalu padat.
“Dinas Perhubungan harus bergandengan tangan dengan kepolisian untuk mengatur lalu lintas di lapangan. Dua titik di Madura ini kerap memicu kepadatan,” katanya, Kamis (19/2/2029).
Politikus PKS itu meminta dinas perhubungan memetakan titik-titik krusial yang harus mendapatkan penanganan khusus. Harapannya agar ada antisipasi sejak dini guna mengurai volume kendaraan maupun mobilitas warga.
“Simpul kemacetan di Madura masih didominasi oleh keberadaan pasar tumpah yang berada di sepanjang jalur poros utama,” katanya menambahkan.
Setiap libur panjang, sejumlah pasar tumpah menjadi momok yang menghanti para pengendara. Ia menyebut Pasar Tanah Merah (Bangkalan), Blega, hingga Patamon (Sampang). Selain itu, di wilayah Telanakan (Pamekasan) juga perlu perhatian serupa.
Namun demikian, Harisandi mengingatkan agar penanganan pasar tumpah tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk mengurainya.
“Ini bagaimana nantinya bisa ditangani secara baik oleh Dinas Perhubungan Jawa Timur. Jangan sampai penumpukan kendaraan dibiarkan tanpa solusi, karena kenyamanan pemudik harus diutamakan,” terangnya memungkasi.
Pihaknya meminta ada penambahan personel dari Dinas Perhubungan Jawa Timur, untuk menjaga titik-titik macet tersebut.
Editor : Rochman Arief