JATIMKINI.COM, PLN Nusantara Power berhasil melakukan capaian Commercial Operation Date (COD) usai melakukan relokasi PLTG Kolaka. Kapasitas terpasang di pembangkitan ini mencapai 26,2 MW (netto 22,7 MW) guna memperkuat iklim usaha di Sulawesi Tenggara.
PLTG Kolaka ini hasil relokasi PLTG Maleo Unit 3 untuk menjawab kebutuhan setrum sekaligus mendukung pertumbuhan industri. Sementara operasional dilakukan setelah mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 17 Desember 2025 lalu.
Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power, Komang Parmita menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar peresmian pembangkit. Menurutnya, listrik fondasi keadilan sosial, penggerak pertumbuhan ekonomi, dan prasyarat kesejahteraan rakyat.
“Relokasi PLTG Maleo Unit 3 hingga beroperasi sebagai PLTG Kolaka merupakan langkah strategis PLN Nusantara Power untuk memastikan energi hadir di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat,” katanya, Selasa, 3 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa PLTG Kolaka ini hasil relokasi PLTG Maleo Unit 3. Sementara PLN Nusantara Power Services (PLN NPS) sebagai entitas bisnis anak usaha, berperan melakukan relokasi.
Dijelaskan Komang Parmita peran PNL NPS mulai dari proses pembongkaran unit di lokasi asal, pengiriman, instalasi kembali, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga dinyatakan siap operasi komersial.
Kehdiran PLTG Kolaka mampu memberi nilai tambah bagi keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tenggara. Kehadirannya mendukung stabilitas sistem, efisiensi operasi, serta keberlanjutan melalui pengelolaan aset yang patuh pada standar keselamatan dan lingkungan.
“Kami tidak hanya mengelola pembangkit, tetapi menjaga denyut kehidupan ekonomi dan sosial. Listrik yang andal dan terjangkau memungkinkan industri tumbuh, UMKM berkembang, layanan publik berjalan optimal, dan masyarakat memiliki kesempatan setara untuk maju,” tambahnya.
Sementara itu, EVP Perencanaan Strategis PLN, Parulian Noviandri, menekankan bahwa pengoperasian PLTG Kolaka merupakan bagian dari strategi besar PLN Group.
“COD PLTG Kolaka bukan sekadar dimulainya operasi, tetapi mencerminkan kehadiran PLN Group dalam memastikan ketersediaan pasokan listrik yang andal, berkelanjutan, dan menjawab pertumbuhan listrik di Sulawesi Tenggara,” urainya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan kolaborasi PLN Group, bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Editor : Rochman Arief