JATIMKINI.COM, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya mencatat ada 144.490 orang yang bepergian menggunakan kereta api hanya dalam empat hari, 15–18 Agustus 2025. Jumlah ini tercatat selama perayaan HUT ke-80 RI yang berbarengan dengan cuti bersama menjadi momentum lonjakan penumpang.
Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, menyebut angka ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus menguat pada moda transportasi kereta api.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelanggan yang telah memilih kereta api untuk mobilitas selama masa cuti bersama HUT ke-80 RI,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).
Jika dirinci, jumlah penumpang terbagi hampir seimbang: 72.363 orang berangkat dan 72.127 orang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.
Gelombang perjalanan terbesar terjadi di hari terakhir cuti bersama, 18 Agustus 2025. Pada hari itu, tercatat 39.417 penumpang. Dari jumlah itu, 18.150 orang naik kereta api, sementara 21.267 orang turun. Angka ini lebih tinggi dibanding hari-hari sebelumnya:
Luqman mengungkapkan pada 15 Agustus, jumlah penumpang terdata 36.147 dengan rincian 19.821 penumpang naik dan 16.326 turun.
Sehari kemudian 16 Agustus jumlah penumpang menyentuh 35.249 yang terdiri atas 17.562 naik dan 17.687 turun. Sedangkan pada 17 Agustus tembus 33.677 penumpang dengan jumlah 16.830 naik dan 16.847 turun.
“Lonjakan pada 18 Agustus adalah puncak arus balik sekaligus penutup masa libur panjang,” Luqman mengungkapkan.
Dalam periode liburan ini, rute menuju kota-kota besar tetap menjadi pilihan utama. Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Madiun, dan Ketapang tercatat sebagai destinasi favorit penumpang.
Adapun sejumlah kereta api jarak jauh yang paling banyak diminati meliputi KA Airlangga (Surabaya Pasarturi–Pasar Senen Jakarta), KA Probowangi (Surabaya Gubeng–Banyuwangi), KA Jayabaya (Malang–Pasar Senen Jakarta), KA Sancaka (Surabaya Gubeng–Yogyakarta), dan KA Tawangalun (Malang–Ketapang).
KAI juga menegaskan kembali kebijakan baru terkait fleksibilitas pembelian tiket. Melalui aplikasi Access by KAI dan situs resmi kai.id, penumpang kini bisa memesan tiket kereta api antarkota hingga 30 menit sebelum keberangkatan, dan 10 menit sebelumnya untuk KA lokal.
“Kami ingin memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada pelanggan. Semakin dekat dengan waktu keberangkatan, semakin mudah pula akses ke layanan kereta api,” kata Luqman.
Dengan begitu, kereta api tak hanya jadi transportasi massal andalan saat liburan nasional, tetapi juga makin relevan di tengah pola mobilitas masyarakat yang serba dinamis.
Editor : Rochman Arief