x
x

Membaca Risiko Biologis dalam Keselamatan Kerja

JATIMKINI.COM, Di Ruang Wawasan, di kompleks Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Surabaya, berkumpul berbagai profesi menggelar pertemuan. Pembahasannya tidak sedang menyusun regulasi besar, melainkan menyambut satu langkah kecil yang sarat makna.

Dalam pertemuan dihadiri pelaku industry, akademisi, dan asosiasi meluncurkan Layanan Pengujian Faktor Biologi Lingkungan Kerja oleh UPT Keselamatan Kerja (K2) Disnakertrans Jatim, Kamis (31/7/2025).

Langkah ini disambut hangat Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Jawa Timur. Bukan tanpa alasan. Di tengah dinamika kerja modern yang makin kompleks, kesadaran akan keselamatan kerja tidak lagi bisa hanya bergantung pada pengawasan manual atau pemeriksaan fisik dan kimia semata. 

Ada bahaya yang tak terlihat, tapi nyata: mikroorganisme, jamur, virus, alergen—dan segala bentuk risiko biologis yang selama ini kerap luput dari radar pengawasan.

“Layanan pengujian faktor biologi ini memperkuat ekosistem K3 secara komprehensif,” tegas Sigit Priyanto, Kepala Disnakertrans Jatim. 

Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis risiko dalam sistem pengawasan keselamatan kerja. Tidak hanya mengejar kepatuhan administratif, tapi benar-benar menyasar akar persoalan.

Kehadiran layanan ini memang menjawab kebutuhan lama. Di banyak tempat kerja, terutama sektor industri tertutup atau fasilitas layanan kesehatan, kontaminasi biologis bisa terjadi tanpa terdeteksi. 

Padahal, efeknya bisa jangka panjang: gangguan pernapasan, alergi berat, hingga penyakit menular. Identifikasi dini menjadi kunci.

Layanan baru ini dirancang untuk mengisi celah itu. Uji laboratorium yang dilakukan mencakup identifikasi mikroorganisme patogen, spora jamur di udara, kadar alergen, hingga deteksi virus tertentu di lingkungan kerja. Sebuah kerja ilmiah yang dalam diam menyelamatkan.

Bagi Edi Priyanto, Wakil Ketua Dewan K3 Jatim, inisiatif ini adalah sinyal bahwa pendekatan keselamatan kerja harus berubah. Tidak bisa lagi mengandalkan paradigma lama. 

“Ancaman di tempat kerja kini tak selalu terlihat kasat mata. Risiko biologis seperti mikroorganisme, jamur, dan alergen adalah bahaya nyata,” ujarnya.

Ia menyebut layanan pengujian ini tak boleh berhenti sebagai sekadar fasilitas teknis. Setidaknya harus menjadi bagian dari budaya kerja.

Itu semuameliputi asesmen risiko, dilanjutkan dengan audit internal, dan berakhir pada sistem pengendalian mandiri. Keselamatan kerja, katanya, harus menjadi keputusan sadar, bukan hanya kewajiban regulatif.

Komitmen itu diamini Erna Wurjanti, Kepala UPT K2 Disnakertrans Jatim. Ia menyatakan bahwa layanan ini terbuka untuk seluruh sektor—dari industri berat hingga rumah sakit. 

“Ini bukan semata-mata kewajiban regulatif, tetapi komitmen kita bersama untuk menciptakan tempat kerja yang sehat dan produktif,” tegasnya.

Dalam acara peluncuran tersebut, peserta tak hanya mendengar pidato dan pemaparan. Mereka juga diajak menyaksikan dokumentasi praktik pengujian biologis di industri, dan terlibat dalam diskusi teknis tentang metode sampling serta analisis mikrobiologi.

Layanan pengujian faktor biologi ini melengkapi portofolio yang telah dimiliki UPT K2. Dimulai dari pengujian lingkungan, emisi, pemeriksaan kesehatan kerja, hingga pelatihan Hiperkes dan Kesehatan Kerja (KK). Semua bagian dari satu benang merah yang sama: menciptakan ekosistem kerja yang aman, sehat, dan bermartabat.

Pada akhirnya, seperti dikatakan kembali oleh Edi Priyanto, tempat kerja yang sehat tak hanya soal minim kecelakaan. Di dalamnya adalah ruang yang menjunjung martabat manusia. 

“Keselamatan kerja bukan dokumen, tetapi napas yang menyatu dalam setiap tindakan dan keputusan. Pada akhirnya mampu menyelematkan nyawa yang tak kasat mata,” Edi memungkasi.

Berita Terbaru
Kamis, 31 Jul 2025 23:50 WIB

ARTSUBS 2025: Ketika Ragam Material Menjadi Bahasa Seni dan Harapan Masa Depan

JATIMKINI.COM, ‎Surabaya kembali menjadi panggung utama bagi perayaan seni rupa kontemporer lewat gelaran ARTSUBS 2025
Kamis, 31 Jul 2025 19:21 WIB

PGN Percepat Perluasan GasKita di Sleman Yogyakarta

JATIMKINI.COM, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pembangunan GasKita di wilayah Sleman, Yogyakarta. Percepatan ini sebagai wujud komitmen PGN
Kamis, 31 Jul 2025 16:13 WIB

Rekening Bank Tidak Aktif Bakal Diblokir PPATK ? Cek Penjelasannya

JATIMKINI.COM, Rekening bank milik nasabah yang selama 3 bulan tidak menunjukan aktivitas transaksi berisiko dapat dibekukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis
Kamis, 31 Jul 2025 13:49 WIB

Direktur Pertamina Patra Niaga Pantau Langsung Tambahan Pasokan BBM Untuk Jember 

JATIMKINI.COM, Guna memastikan penambahan pasokan BBM untuk Jember berjalan lancar sekaligus memberi semangat awak mobil tangki, Direktur Rekayasa dan
Kamis, 31 Jul 2025 10:18 WIB

Mendorong Ekonomi Sirkular lewat Budidaya Cacing Tanah

Ekonomi sirkular mampu menciptakan bila tambah bagi perekonomian dan lingkungan sekaligus mengoptimalkan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kamis, 31 Jul 2025 10:02 WIB

PLN Nyalakan Listrik Perdana di Kawasan Konservasi Meru Betiri Jember

Jelang hari kemerdekaan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengoperasikan listrik pertama di kawasan konservasi Meru Betiri, Dusun Bandeal