JATIMKINI.COM, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 96 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengedukasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melek digitalisasi dalam menjalankan transaksi usahanya.
Kelompok KKN 96 UPN Veteran Jawa Timur yang melakukan tugas di wilayah
Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyung, menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui kegiatan Sosialisasi Digitalisasi UMKM yang digelar bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) serta Kelurahan Babatan.
Sekretaris Kelompok KKN 96 UPN Veteran Jawa Timur, Rizal mengatakan, kegiatan ini bagian sinergi antara program pemerintah dan program kerja mahasiswa, dengan tujuan mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di era digital. Tugas yang dilakukan pihaknya pada warga yakni, dengan pengembang website bernama Maju Bersama UMKM Babatan atau disebut MABERUK untuk mengedukasi lebih jauh tentang tujuan dibuatnya platform digital.
“Tujuan website ini tentu untuk mempromosikan UMKM MABERUK agar dikenal luas, mulai dari Surabaya hingga ke tingkat nasional. Kami tidak hanya membuat website, tapi juga sosial media MABERUK untuk menambah engagement digital. Di dalamnya ada profil MABERUK sebagai payung UMKM Babatan, lengkap dengan data usaha, alamat, kontak, dan media sosial dari masing-masing UMKM,” ungkap Rizal di Surabaya kemarin.
Lebih lanjut Rizal menjelaskan, bahwa kegiatan yang berlangsung hari Senin (14/7/2025) ini juga menjadi momentum awal bagi kelurahan dan pelaku UMKM untuk melangkah ke era digital, didukung oleh semangat kolaboratif mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
Menanggapi hal itu Kepala Seksi Kesejahteraan Kelurahan Babatan, Haida menyatakan, pihaknya menyambut antusias program mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur yang telah mengenalkan MABERUK yang dirancang sebagai sarana digitalisasi untuk memperkenalkan produk, alamat, kontak, dan media sosial dari para pelaku UMKM di wilayah Babatan secara lengkap dan terstruktur.
"Di Kelurahan Babatan, digitalisasi UMKM memang menjadi fokus kami saat ini, terutama terkait pemasaran. Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa karena program kerja ini sangat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan pemasaran digital,” ujar Haida
Selain pihak kelurahan tambah Haida, pelaku UMKM yang hadir pun menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini terus berlanjut. Salah satu pelaku UMKM, pemilik usaha abon, serundeng, dan sambal pecel, menyampaikan kesan dan tantangannya sebagai pelaku usaha kecil.
“Saya ini termasuk gaptek. Makanya, saya berharap bisa terus dibantu untuk ke depannya, supaya kami pelaku UMKM juga bisa ikut berkembang. Senang rasanya kalau ada mahasiswa yang turun langsung ke masyarakat seperti ini,” pungkasnya
Ditulis oleh : Nadya Nur Ramadhani
Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Editor : Ali Topan