x
x

PLN Gelar Apel Siaga Kelistrikan Gelaran AFF U-19 dan Asian Men's U-20 Volley Championship

JATIMKINI.COM - Jelang gelaran The 2024 Asean U-19 Boys Championship (AFF U-19) dan The 2024 Asian Mens U-20 Volley Championship (AVC U-20), PT PLN (Persero) Grup Jawa Timur selenggarakan apel siaga kelistrikan. 

Kegiatan ini diikuti oleh 210 personel dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Timur dan Bali (JBM), PLN Icon Plus dan PLN Haleyora Power.

General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin selaku Pembina Apel mengatakan kolaborasi PLN Grup ini untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan dari sisi transmisi, distribusi hingga keandalan jaringan komunikasi.

“Siaga kelistrikan penyelenggaraan 2 event tersebut, PLN berlakukan masa siaga mulai 14 Juli s.d 1 Agustus 2024. Personel dari UID Jawa Timur yang kita siagakan sebanyak 97 orang dan personil dari UIT JBM sebanyak 106 orang, dilengkapi dengan kesiapan berbagai peralatan kerja dan pendukung,” papar Amiruddin.

Seluruh personel yang bersiaga selalu menekankan pentingnya keselamatan kerja, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan selalu mematuhi SOP pekerjaan serta menghindari unsafe condition.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan bahwa PLN telah melakukan upaya-upaya persiapan menyambut AFF U-19 dan AVC U-20.

"AFF U-19 adalah event yang menjadi pusat perhatian nasional dan internasional maka kehadiran PLN untuk memberikan layanan kelistrikan dan keandalan terbaik. Sebelumnya PLN telah melakukan kegiatan assessment, pemeliharaan preventif dan koordinasi dengan stakeholder seperti Pemerintah Kota Surabaya dan panitia penyelenggara untuk kesiapan di setiap titik lokasi,” terang Agus.

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik di venue gelaran tersebut, skema pengamanan kelistrikan yang diterapkan PLN terdiri atas tiga (3) lapis. Untuk gelaran AFF U-19, PLN mengamankan 3 venue yakni venue pertama adalah stadion utama di Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion Gelora 10 November, venue kedua merupakan lapangan latihan di Lapangan Thor dan Lapangan A,B,C Gelora Bung Tomo serta venue ketiga merupakan venue pendukung seperti Bandara Juanda, hotel peserta, official dan pejabat negara.

"Sementara untuk gelaran AVC U-20, pertandingan akan berlangsung mulai 23 Juli hingga 30 Juli 2024, PLN mengamankan Jawa Pos Arena (DBL Arena) dan GOR Pancasila Surabaya dengan skema pengamanan kelistrikan lapis tiga (3) juga,” imbuh Agus.

PLN juga menyiagakan Mini Scada Mobile yang ditempatkan di Gate 19 Stadion GBT sebagai pusat monitoring suplai kelistrikan dari Gardu Induk sampai ke titik instalasi yang menjadi titik kritikal untuk dilakukan pemantauan saat pertandingan 2 event berlangsung.

Berita Terbaru
Jumat, 11 Jul 2025 12:07 WIB

Hong Kong Tarik Peluang Kedatangan Wisatawan Indonesia di HKTB Trade & Media Luncheon Surabaya

JATIMKINI.COM, Pemerintah Hong Kong tahun ini tengah membidik kunjungan wisatawan mancanegara secara total mencapai 49 juta wisatawan yang salah satu
Kamis, 10 Jul 2025 18:48 WIB

Layanan Baru TPS Perkuat Jalur Perdagangan ke China Utara

TPS membuka layanan baru di awal semester kedua 2025 dengan mendapat kepercayaan untuk melayani rute Surabaya China Utara.
Kamis, 10 Jul 2025 12:19 WIB

EIGER Junior Kirim 2.000 Tas Sekolah untuk Anak-Anak di Pelosok Indonesia

JATIMKINI.COM, Mengawali Juli 2025, musim liburan sekolah jadi momentum EIGER Junior untuk berkeliling Indonesia. Membawa satu misi khusus, menjelajahi ribuan
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit