Pemkot Malang Sistematis Tangani Tengkes

jatimkini.com
Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyalurkan bantuan pangan pada keluarga rawan stunting atau tengkes di Kelurahan Gadang, Senin (9/10). Foto : Dok. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Malang

JATIMKINI.COM, Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, berkomitmen menekan angka stunting atau tengkes sampai tuntas dalam setahun ini. Pasalnya, keluarga rawan stunting masih sebanyak 4.521 keluarga.

"Penanganan harus sistematis. Saya instruksikan pada perangkat daerah, validitas data ini penting karena data harus akurat jadi bisa tepat sasaran," tegas Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Senin (9/10).

Baca juga: Kontingen Kota Malang di Cabor Cricket Berhasil Bawa Pulang 5 Medali Emas Porprov IX 2025

Ia menjelaskan pasar murah juga menjadi bagian penting agar masyarakat mendapatkan pangan yang terjangkau. Bantuan sosial harus terus digulirkan secara merata.

"Selanjutnya, jadikan bulan timbang sebagai mitigasi awal," katanya.

Baca juga: Hadirkan Konsep Baru, Bolu Malang Singosari Grand Opening Omah Singosari di Kayutangan

Terpenting, organisasi perangkat daerah harus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat. Lalu, seluruh capaian program dan kinerja dievaluasi.

Penanganan tengkes, lanjutnya, bersandingan dengan menekan angka miskin ekstrem yang progresnya membaik. Progres kinerja menangani tengkes di angka 8,9n miskin ekstrem 4,37% terendah kedua di Jatim.

Baca juga: Bank Jatim Dukung Aksesibilitas Pelayanan Pajak Hingga Percantik Aloon-Aloon dan Taman

Setahun kedepan, Pemkot Malang akan menyelesaikan persoalan tengkes dan miskin ekstrem. Termasuk meningkatkan pelayanan publik dan pengendalian inflasi. Empat tugas penjabat wali kota Malang itu sesuai perintah Presiden Joko Widodo.

Editor : Bagus Suryo

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru