JATIMKINI.COM, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Ika Sudarmaja mengakui, bahwa hubungan PLN dengan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) bukan sekadar hubungan antara penyedia dan pengguna layanan listrik saja, melainkan kemitraan strategis yang dibangun melalui kepercayaan, komunikasi dan komitmen terhadap keandalan.
Baca juga: PLN UIT JBM Dan PT MCG Perkuat Keandalan Penyaluran Energi Hijau di Banyuwangi
"Bagi kami KTT merupakan bagian penting dalam ekosistem ketenagalistrikan. Karena itu, PLN tidak hanya berkomitmen menyediakan pasokan listrik yang andal, tetapi juga terus membangun komunikasi dan kolaborasi untuk memahami kebutuhan pelanggan secara lebih baik," tegas Ika di Surabaya
Sementara terkait kegiatan Customer Gathering KTT 2026 bertajuk “Powering Partnership Strengthening Reliability” yang digelar di Surabaya , Ika mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi PLN untuk berdialog secara langsung dengan pelanggan, menyampaikan strategi penguatan keandalan sistem kelistrikan, serta menyerap aspirasi dan masukan dari pelanggan serta menyabut Hari Pelanggan Nasional (HPN) nantinya
"PLN Group terus memberikan berbagai informasi dan strategi layanan PLN mulai dari strategi sistem transmisi dan pemeliharaan, digitalisasi operasi, pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan, keandalan distribusi, program customer experience, Beyond kWh, hingga solusi kelistrikan terintegrasi bagi pelanggan KTT," tambah Ika
Baca juga: PLN Percepat Pemulihan Pembangkit untuk Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan Jawa
Ika berharap, lewat kegiatan Customer Gathering KTT 2026 ini, kolaborasi dan komunikasi dengan pelanggan dapat terus diperkuat, sehingga tercipta hubungan kemitraan yang berkelanjutan.
Sementara itu Direktur Operasional PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Naresh Anchalia menyatakan, pihaknya mengapresiasikan peran dan dukungan PLN terhadap pengembangan bisnis yang dijalankan selama ini.
"Kami mengelola Kawasan Ekonomi Khusus di Gresik dengan daya saat ini 340 MW dan rencana akan meningkatkan daya lagi hingga 500 MW di 2027. Dalam prosesnya, kami sangat puas dengan layanan PLN dan sangat terbantu dengan koordinasi dan komunikasi yang baik oleh tim PLN yang telah memberikan keandalan penyaluran tenaga listrik yang sangat bermanfaat untuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus tersebut", pungkas Naresh.
Baca juga: Gagal Ambil Porsi Haji Gegara Listrik Padam. Respon PLN Begini
Editor : Ali Topan