JATIMKINI.COM, Suasana meriah mewarnai Sekolah Alam Madrasah Ibtidaiyah Bilingual Al-Ikhlas (MIBA) Sengguruh, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (11/6/2026). Pagi itu, ratusan siswa mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2026.
Kegiatan yang digelar PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas (PLN NP UP Brantas) melalui program TJSL PLN Peduli ini menghadirkan lomba mewarnai, baca puisi, dan yel-yel bertema nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila. Tak hanya diikuti siswa MIBA Sengguruh, perlombaan juga melibatkan peserta dari sejumlah sekolah di sekitar wilayah tersebut.
Baca juga: Dari Limbah Jadi Energi, Warga Kradinan Kini Makin Mandiri Kelola Biogas
Sejak pagi, para peserta tampak antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Anak-anak berlomba memadukan warna, membacakan puisi dengan penuh penghayatan, hingga menampilkan yel-yel kreatif yang sarat semangat persatuan dan cinta tanah air.
Kepala MI Bilingual Al-Ikhlas Sengguruh, Rihanah, menyebut kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa maupun guru pendamping. Menurutnya, perlombaan menjadi cara yang menyenangkan untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.
Baca juga: Kisah Warga Kradinan Berbagi Biogas Lewat Jaringan Pipa
Pelaksana Harian Senior Manager PLN NP UP Brantas, Maulana Yusuf Fathullah, mengaku bersyukur atas tingginya antusiasme peserta. Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga mampu menumbuhkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Baca juga: Dari Kotoran Sapi Menjadi Energi, Warga Kradinan Kini Tak Lagi Buang Limbah ke Sungai
Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang serta penyerahan trofi dan penghargaan kepada para juara. Melalui kegiatan ini, PLN NP UP Brantas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menanamkan nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Editor : Bagus Suryo