JATIMKINI.COM, Limbah kotoran hewan ternak yang dulu kerap mencemari lingkungan kini menjadi sumber energi bagi warga Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Agar manfaatnya terus berkelanjutan, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas (PLN NP UP Brantas) menggelar Pelatihan Teknis dan Pemeliharaan Biogas di Balai Desa Kradinan, Selasa (9/6/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Baca juga: Kisah Warga Kradinan Berbagi Biogas Lewat Jaringan Pipa
Sebanyak 24 warga, termasuk penerima manfaat instalasi biogas, mengikuti pelatihan yang membahas cara pengoperasian, perawatan, hingga penanganan gangguan pada instalasi biogas.
Penjabat Kepala Desa Kradinan, Agus Eko Hariyanto, mengapresiasi program tersebut karena membantu mengurangi pencemaran sungai akibat limbah ternak sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Assistant Manager PLTA Distrik C PLN NP UP Brantas, Supriadi, menegaskan perusahaan akan terus mendampingi pengembangan program biogas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak warga.
Baca juga: Dari Kotoran Sapi Menjadi Energi, Warga Kradinan Kini Tak Lagi Buang Limbah ke Sungai
Selain mendapat materi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, peserta juga mengikuti sesi praktik bersama Purwanto, teknisi biogas sekaligus warga setempat.
Bagi Wari, salah satu penerima manfaat, program ini telah membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Kotoran sapi sekarang bisa dimanfaatkan, kebutuhan gas untuk memasak juga terbantu. Kami senang karena tidak hanya diberi instalasi, tetapi juga diajari cara merawatnya," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, PLN NP UP Brantas berharap warga semakin mandiri mengelola biogas, sehingga manfaat lingkungan dan ekonomi dari energi bersih berbasis potensi lokal dapat terus dirasakan masyarakat.
Editor : Bagus Suryo