JATIMKINI.COM, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Brantas (PLN NP UP Brantas) menanam 30 bibit pohon sukun di kawasan sumber mata air Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Aksi penghijauan tersebut melibatkan 18 peserta yang terdiri dari karyawan PLN NP UP Brantas, Pemerintah Desa Karangkates, dan warga RT 09/RW 01. Penanaman dilakukan di area sumber mata air yang menjadi penopang kebutuhan masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi wujud penerapan nilai-nilai Pancasila, terutama semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Selain itu, penanaman pohon juga mendukung upaya pelestarian sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan.
Pohon sukun dipilih karena memiliki manfaat ekologis, seperti meningkatkan tutupan vegetasi, menjaga daya serap air tanah, serta memperkuat struktur tanah untuk mengurangi risiko erosi, longsor, dan kekeringan.
Pelaksana Harian Senior Manager PLN NP UP Brantas, Maulana Yusuf Fathullah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat.
“Kami berharap pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat bersama sehingga mampu menjaga kelestarian sumber mata air dan mencegah kekeringan di masa mendatang. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Kepala Desa Karangkates, Sudjono Fakrim, mengapresiasi kepedulian PLN NP UP Brantas terhadap pelestarian lingkungan di wilayahnya.
“Kami berterima kasih atas dukungan PLN NP UP Brantas. Kami berkomitmen merawat pohon yang telah ditanam dan mendukung kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PLN NP UP Brantas berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau serta tangguh menghadapi perubahan iklim.
Editor : Bagus Suryo