PLN Jatim Periksa Kesiapan 135 Mitra KHS Konstruksi 2026 untuk Perkuat Keandalan Listrik

Reporter : Achmad Arif
Ceklist peralatan dan perlengkapan mitra oleh tim pemeriksa dari PLN UID Jawa Timur.

JATIMKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar Apel Gelar Peralatan dan Personel Kontrak Harga Satuan Jasa (KHS) Konstruksi Tahun 2026 di kawasan Gelora Bung Tomo, Surabaya (11/06).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN memastikan kesiapan mitra kerja yang akan mendukung pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan keandalan jaringan distribusi listrik di Jawa Timur.

Baca juga: Srikandi PLN Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Wonokromo

Apel Gelar Peralatan dan Personel KHS Konstruksi Tahun 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses evaluasi pengadaan pekerjaan pemasangan, pembongkaran dan pengadaan material untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur.

Melalui kegiatan ini, PLN melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel, peralatan kerja, kendaraan operasional, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh calon penyedia jasa.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa kualitas mitra kerja memiliki peran strategis dalam mendukung keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan kepada pelanggan. 

Baca juga: Coreboost 2.0 Resmi Diluncurkan, PLN Jatim Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

“Keberhasilan pembangunan dan pemeliharaan jaringan listrik sangat ditentukan oleh kompetensi, profesionalisme dan komitmen mitra kerja terhadap kualitas pekerjaan maupun keselamatan kerja. Karena itu, PLN memastikan proses seleksi mitra kerja dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan untuk memperoleh mitra yang benar-benar siap mendukung operasional ketenagalistrikan,” ujar Ahmad. 

Selain kesiapan teknis, PLN juga menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai prioritas utama dalam proses evaluasi. Kesiapan peralatan, kelengkapan personel, kepatuhan terhadap standar K3, serta kesiapan operasional vendor menjadi indikator penting dalam penilaian. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mewujudkan target zero accident sekaligus memastikan seluruh pekerjaan konstruksi dan pemeliharaan jaringan berjalan aman dan berkualitas.

Baca juga: PLN dan Pemprov Jatim Hadirkan Omah Terapi-KU bagi Anak dan Kelompok Rentan

Sebanyak 135 mitra dari lima zona kerja di Jawa Timur mengikuti kegiatan ini. Proses pemeriksaan dan verifikasi juga dilakukan oleh Tim Penilai Terpadu yang bertugas memastikan proses penilaian berlangsung secara profesional, objektif dan komprehensif. 

Melalui kegiatan ini, PLN UID Jawa Timur berharap dapat menghadirkan mitra kerja yang unggul, berintegritas yang berorientasi pada aspek K3. Sinergi yang kuat antara PLN dan mitra kerja diharapkan mampu mendukung pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang andal, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang semakin berkualitas.

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru