JATIMKINI.COM, Jelang Hari Raya Lebaran yang berdekatan dengan Hari raya Nyepi, Dinas Perhubungan Jawa Timur menyiapkan berbagai kemungkinan jika terjadi penumpukan di pelabuhan ketapang Banyuwangi.
Penutupan penyeberangan pelabuhan Ketapang akan dimulai Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 hingga Kamis (19/3/2026), pelabuhan dibuka kembali jum’at (20/3/2026) pukul 06.00. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Dr. Ir Nyono mengatakan, terjadinya penumpukan di pelabuhan Ketapang Dishub Jawa Timur akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di pelabuhan terkait dengan Hari Raya Nyepi.
Baca juga: Konsumsi BBM Diprediksi Naik 11,9%, Pasokan Dipastikan Terjaga selama Ramadan & Idulfitri
“Mengantisipasi terjadinya penumpukan kita melakukan pengaturan di area pelabuhan Ketapang. Ada beberapa kantong – kantong parkir yang sudah kita siapkan,”ujarnya.
Sedangkan kantong parkir yang disiapkan dari arah Situbondo berada di rest area watu dodol. Kendaraan barang yang dari arah Situbondo masuk di Banyuwangi akan diberhentikan rest area grand watu dodol.
“Kendaraan yang masuk dari arah selatan Jember, kita berhentikan di kantong parkir dermaga bunsa. Kemudian ada juga di lapangan gudang pupuk pusri ini kendaraan yang dari Banyuwangi yang dari utara,”ujar Kadishub Nyono usai gelar apel operasi ketupat di Mapolda Jatim, Kamis (12/3/2026).
Terminal sri tanjung juga digunakan untuk parkir, parkir di area terminal digunakan kendaraan yang masuk dari arah utara Situbondo. Dari arah Jember masuk Bulusan, kapasitas di area Bulusan menampung hingga 600 – 700 kendaraan.
Baca juga: Selama Liburan Lebaran Perumda Air Minum Surya Sembada Pasokan Air Aman
Penggunan angkutan penyebarangan, Kadishub menjelaskan, penyeberangan yang ada di seluruh Jawa Timur berada diangka 1,4 juta kendaraan yang menyeberang di seluruh pelabuhan Jatim.
“Total penyeberangan kendaraan yang berada di Jawa Timu 1,4 juta, pelabuhan ketapang 25ri 1,2 % itu arus penyeberangan dari arah Gilimanuk – Ketapang,”jelasnya.
Dalam pelayanan Hari Raya Lebaran Dishub Jawa Timurmendirikan pos kesehatan dan pelayanan di pelabuhan ketapang. Disamping ada beberapa pos yang juga stanby di pelabuhan, diantaranya posyan dan pos gabungan.
Baca juga: Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri
“Di pos besar atau posyan tersebut ada BPBD, Dishub, puskesmas setempat, dinas kesehatan,, ambulance dan sat pol pp yang sudah stanby di pelabuhan ketapang,”tuturnya.
Kemudian pengamanan pada masa angkutan lebaran disekitar 8900 personel, anggota Dishub Jatim yang terlibat dalam keamanan 850 orang. Anggota dishub yang bertugas nantinya berada di 5500 posko yang tersebar 38 Kabupaten Kota Provinsi Jawa Timur.
Editor : Ali Topan