Wayang Kulit Kembali Menggema di DPRD Jatim setelah 10 Tahun Vakum

Reporter : Rochman Arief
Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf. (Foto: dok.DPRD Jatim)

JATIMKINI.COM, DPRD Jawa Timur mengundang masyarakat untuk menghadiri pagelaran wayang kulit di halaman Kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura 1 Surabaya, Jumat (14/11/2025). 

Kegiatan ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya pertunjukan wayang kembali hadir di kompleks gedung wakil rakyat, setelah lebih dari satu dekade vakum.

Baca juga: Gema Angklung Indonesia di San Francisco: Peringati 15 Tahun Warisan Budaya UNESCO

Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, mengatakan, acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan komitmen DPRD Jatim dalam merawat budaya lokal serta memperkuat kebersamaan. 

“Pagelaran wayang ini kami harapkan menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, seniman, dan para pengambil kebijakan dalam suasana kebudayaan yang hangat,” ujarnya. 

Mengusung tema “Meruwat Jawa Timur, Merawat Indonesia”, pagelaran ini menjadi simbol penting untuk menjaga harmoni dan jati diri bangsa melalui seni tradisional. 

“Wayang bukan soal tontonan, tetapi juga tuntunan. Kami ingin kembali menghidupkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya leluhur yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO,” ungkap Musyafak menjelaskan. 

Baca juga: Fenomena Sound Horeg hingga Judol Jadi Bahasan Panas di DPRD Jatim

Ia menambahkan, penyelenggaraan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Wayang Nasional pada 7 November. Momentum ini sangat penting untuk kembali mengenalkan nilai-nilai filosofi dan pendidikan moral kepada generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.

Ki Purbo Asmoro asal Pacitan didapuk menjadi dalang untuk melakonkan Meruwat Jawa Timur, Merawat Indonesia. Sejauh ini ia karena kemampuannya meramu pesan moral, kearifan lokal, dan nilai kebangsaan dalam setiap lakon.

Acara dijamin gayeng berkat kehadiran komedian Kirun cs, Tessy Srimulat, dan Marwoto, yang memiliki gaya menghibur khas. Keterlibatan para seniman lintas generasi ini dinilai Musyafak sebagai bukti bahwa seni tradisi dapat berjalan berdampingan dengan hiburan populer tanpa kehilangan esensi budaya.

Baca juga: Rakyat Jatim Bisa Curhat Langsung Lewat Cuan, Begini Caranya 

“Mari kita bersama-sama meramaikan pagelaran wayang di DPRD Jatim. Ini bagian dari gerakan nyata pelestarian budaya sekaligus penguatan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Selain pertunjukan wayang, kegiatan ini juga dimeriahkan bazar UMKM, fun games, serta penampilan band akustik yang siap menghibur seluruh pengunjung.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru