JATIMKINI.COM, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan peningkatan kapasitas di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem), tepatnya pada Segmen Kejapanan–Gempol KM 769+450 s.d. KM 772+650.
Senior Manager Representative Office 3 PT JTT, Agus Susilo mengatakan, peningkatan kapasitas ruas tol ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan jalan tol.
Baca juga: SIG Pasok 98.000 Ton Semen untuk Proyek Tol Serang - Panimbang
“Pekerjaan ini menambah satu lajur di masing-masing arah sehingga konfigurasi jalur berubah dari 2 lajur menjadi 3 lajur per arah (2×3 lajur). Pelebaran dilakukan dengan memanfaatkan median (bahu dalam), sehingga selama proses konstruksi, lajur utama tetap dapat beroperasi demi kenyamanan pengguna jalan,” jelasnya dikutip dalam rilis, Selasa (28/10/2025).
Sebelumnya, JTT telah merampungkan pelebaran di Segmen Sidoarjo–Porong KM 756 s.d. KM 762 pada 2022 (Jalur A arah Porong) dan 2023 (Jalur B arah Sidoarjo). Pelebaran tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas, khususnya saat periode libur panjang. Keberhasilan ini menjadi dasar strategi preservasi yang kini dilanjutkan pada segmen berikutnya.
Agus menjelaskan, pada Agustus 2025, beban lalu lintas di segmen Kejapanan–Gempol telah mencapai V/C ratio 0,63 di Jalur A dan 0,64 di Jalur B. Angka ini bahkan meningkat hingga 0,8 pada periode libur panjang.
“Dengan penambahan kapasitas lajur, arus lalu lintas nantinya akan lebih terurai sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” ujar Agus.
Selain mendukung kelancaran perjalanan harian, pelebaran ini juga diproyeksikan mendukung mobilitas masyarakat Jawa Timur yang meningkat signifikan pada musim libur, baik untuk keperluan wisata maupun perjalanan keluarga.
Baca juga: Hingga Juni 2025, SIG Pasok 29.990 Ton Semen untuk Proyek Tol Bocimi Jabar
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menambahkan ruas jalan tol Surabaya–Gempol merupakan jalur vital yang menghubungkan pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata Jawa Timur.
“Dengan pelebaran ini, kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, baik untuk rutinitas sehari-hari seperti berangkat kerja maupun saat menikmati liburan. Misi kami adalah memberikan perjalanan yang lancar, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan,” katanya.
Ria juga menambahkan bahwa selama pekerjaan berlangsung, JTT tetap mengutamakan kenyamanan pengguna jalan dengan melakukan penataan area kerja secara terukur agar tidak mengganggu jalur utama, menyiapkan rambu-rambu yang jelas, hingga memperkuat koordinasi dengan petugas PJR di lapangan.
Baca juga: Ruas Tol Surabaya-Gempol Diperbaiki, JTT Siapkan Mitigasi Arus Lalu Lintas
“Dengan langkah-langkah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman dan perjalanan tetap lancar meskipun ada aktivitas konstruksi,” tutupnya.
Editor : Peni Widarti