JATIMKINI.COM, Di tengah geliat industri tambang nasional, Pani Gold Project—bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk—menunjukkan kehadiran korporasi di daerah mendukung geliat sumber daya. Di Gorontalo, perusahaan ini telah menanam investasi jangka panjang: bukan hanya pada mineral, tapi juga pada angkatan kerja.
Dua program menjadi bukti. Pertama pertama adalah pelatihan tenaga kerja lokal lewat Talent Development Program (TDP). Sebanyak 46 peserta Processing Trainee Batch 2 dilepas Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, pada 1 Agustus 2025.
Baca juga: Kolaborasi BSI dan FPIK UB Kembangkan Riset dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama dua bulan di tambang PT Bumi Suksesindo (BSI), anak usaha Merdeka lainnya, di Banyuwangi, Jawa Timur.
TDP ini bukan proyek sekali. Sejak batch pertama, program ini telah melatih puluhan pemuda Gorontalo agar siap terjun di industri pengolahan tambang. Targetnya sederhana: mencetak tenaga kerja lokal yang andal dan relevan dengan kebutuhan industri.
Program kedua adalah renovasi infrastruktur pendidikan. Pani Gold Project merampungkan perbaikan tiga sekolah dasar dan satu SMP di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Selain bangunan, perusahaan juga menyalurkan perlengkapan belajar dan alat olahraga kepada para siswa.
Baca juga: Program Pengajar Merdeka: Hidupkan Pendidikan di Sekitar Tambang Pani
“Sebagai tetangga yang baik, kami berkomitmen meningkatkan kualitas SDM dan pendidikan di Bumi Panua,” ujar Boyke Abidin, pimpinan proyek Pani Gold Project, merujuk pada wilayah Kabupaten Pohuwato. Ia menegaskan bahwa pendekatan ini sejalan dengan prinsip good mining practice yang dijalankan Merdeka Group.
Kegiatan sosial ini juga terintegrasi dalam program Merdeka Mengajar, di mana praktisi tambang membagikan ilmu kepada mahasiswa, khususnya di universitas-universitas sekitar wilayah operasi.
Gubernur Gusnar Ismail mengapresiasi pendekatan menyeluruh ini. “Pani Gold Project telah membuktikan komitmennya dalam menyiapkan SDM andal dan mendukung peningkatan pendidikan. Ini langkah konkret dalam mengurangi pengangguran di Gorontalo,” katanya dalam sambutan.
Baca juga: Merdeka Group Paparkan Capaian Kinerja Terhadap Lingkungan
Senada dengan itu, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S Adam, turut mengajak masyarakat mendukung investasi produktif. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan Pani Gold Project memiliki dampak pada semangat kolektif warga.
Hingga awal Agustus 2025, progres konstruksi proyek disebut telah mencapai 72 persen. Produksi pertama ditargetkan dimulai pada kuartal I tahun 2026. Merdeka melalui Pani Gold Project menyatakan akan terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Gorontalo, dengan fokus pada manusia dan masa depan daerah.
Editor : Rochman Arief