Maraton Mini dan Mimpi Besar dari Langkah Kecil Menuju Hidup Sehat

Reporter : Rochman Arief
Sebanyak 1.500 anak-anak mengikuti Kun Kid Marathon sebuah ajang lari yang dikemas dengan cara lebih ceria. (Foto: Kun Kid Indonesia)

JATIMKINI.COM, Lapangan KODAM V/Brawijaya di Surabaya disesaki ribuan anak-anak yang berlarian mengenakan kaus warna-warni dengan nomor di dada. Anak-anak rentang usia 7-11 tahun itu berlari riang menghentakkan sepatunya di atas aspal yang sesekali terdengar derai tawa.

Mereka tengah ikut KUN Kid Marathon yang digelar Minggu, (3/8/2025)—sebuah ajang tidak untuk memecahkan rekor. Sebanyak 1.500 anak-anak hadir untuk menanamkan pesan sederhana: olahraga bisa jadi sangat menyenangkan.

Baca juga: Menjaga Pesisir, Menjaga Lingkungan: Inisiatif PDS dari Kenjeran

“Anak-anak bukan hanya berlari,” kata Busyra Oryza, Marketing Communication Manager LOF KUN Indonesia, penyelenggara kegiatan di sela acara. “Mereka belajar hidup sehat sambil bermain,” Busyra menambahkan.

Ajang ini tidak sama dengan maraton pada umumnya. Meski anak-anak berpeluh dan terlihat kelelahan, versi mini ini mengajarkan untuk berolahraga dengan cara yang menyenangkan. Menempuh jarak pendek, hanya 400 meter, namun dipenuhi dengan halang-rintang seru.

Lompatan rendah dan jalur zig-zag membuat anak-anak lebih bergelak tawa yang penuh diaphoresis di sela aktivitas. Sorak-sorai orang tua dan penonton menambah atmosfer hangat; sebuah pesta energi yang tak hanya menguji ketangkasan, tapi juga menciptakan kenangan.

Keseruan masih berlanjut di luar lintasan. Booth permainan dan penampilan selebritas serta Key Opinion Leaders (KOL) favorit anak-anak—Leika Garudita, Jessica Effendy, Crispy Cendy, hingga Steven Wongso—menghidupkan panggung interaktif. 

Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Penumpang, Tanda Transportasi Rel Kian Diminati

Anak-anak bersorak ketika diajak berinteraksi idola mereka, sementara orang tua memotret setiap momen dengan senyum yang tak kalah lebar.

“Acara ini benar-benar berbeda dari yang lain! Anak-anak sangat senang dan semangat mengikuti semua aktivitas,” imbuh Busyra.

Bagi LOF KUN Indonesia, maraton ini bukan soal hiburan massal. Acara ini sekaligus memperkenalkan gaya hidup sehat lewat rangkaian produk susu yang mereka tawarkan—dari stroberi hingga chocomalt—dengan target utama anak-anak sekolah dasar. 

Baca juga: Melawan Stunting dari Hulu: Gerakan Pelindo di Surabaya

“Kami ingin mereka tumbuh dengan kebiasaan baik, sambil berolahraga, dan tetap happy,” tagas Busyra mengakhiri.

Kun Kid Marathon seolah memberi pesan kepada orang tua dan publik—olahraga tak selalu berada di garis finish. Olahraga turut mengajarkan bagaimana menikmati setiap gerak tubuh dan bagaimana membangun keramahan dengan tepuk tangan untuk masa depan anak-anak yang lebih ceria. 

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru