Polda Jatim Pakai Strategi Humanis Atasi Truk ODOL

Reporter : Peni Widarti
forum dialog tersebut menjadi wadah untuk mendengar aspirasi para pelaku usaha transportasi. Foto : Polda Jatim

JATIMKINI.COM, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menyiapkan program ‘Polisi Menyapa’ dalam mensosialiasikan penerapan zero over dimensi dan overload (ODOL) di Jatim.

Program tersebut dinilai lebih humanis, sebab menggandeng berbagai pihak seperti operator angkutan, paguyuban transportasi, hingga pemerintah daerah.

Baca juga: Kuasa Hukum Jimmy Sugito Minta Polda Jatim Kembangkan Kasus Dugaan Pembunuhan di Ketapang

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan program ‘Polisi Menyapa’ dalam forum dialog tersebut menjadi wadah untuk mendengar aspirasi para pelaku usaha transportasi, khususnya terkait penerapan Zero ODOL di Jatim. Sejumlah operator pun mulai bergerak melakukan rekonstruksi truk agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang diizinkan.

“Alhamdulillah, ada masukan-masukan konstruktif. Intinya yang paling penting adalah Korlantas Polri dan Polda Jawa Timur khususnya, akan menindaklanjuti program pemerintah menuju zero ODOL walaupun penerapannya dilakukan secara bertahap,” jelasnya dikutip dalam rilis, Jumat (18/7/2025).

Kombes Pol Iwan mengungkapkan, jika sebelumnya petugas menghentikan kendaraan langsung di jalan, kini pendekatan dilakukan melalui kunjungan ke pool atau komunitas angkutan. Ini merupakan perubahan strategi penertiban yang akan dilakukan.

“Satu cara seribu gaya. Penertiban tetap jalan, tapi dengan cara-cara baru yang lebih komunikatif dan tidak menimbulkan gesekan,” katanya.

Baca juga: Perkuat Layanan Jasa Keuangan, Bank Jatim dan Polda Jatim Gandeng Polda Jatim

Terkait usulan batas bawah tarif angkutan yang muncul dalam pertemuan, Kombes Iwan menyebut itu sebagai masukan bagus, hanya saja itu menjadi ranah pemerintah pusat.

“Kalau usulan itu diterapkan di semua daerah, saya kira akan sangat bagus. Tapi kita menunggu regulasi yang digodok pemerintah pusat,” ucapnya.

Kombes Iwan berharap, strategi Polisi Menyapa yang kini diikuti oleh 39 polres di Jawa Timur mampu mendekatkan pelayanan Polri dengan masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya Zero ODOL. 

Baca juga: Tingkatkan Layanan Kelistrikan, PLN Perkuat Sinergi dengan Polda dan Kejaksaan

“Layanan yang kita berikan bukan hanya administratif, tapi juga keamanan dan penegakan hukum. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat akan mendapat informasi valid dan solusi atas kendala di lapangan,” imbuhnya.

 

 

Editor : Peni Widarti

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru