JATIMKINI.COM, Universitas Muhmmadiyah Malang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.S., menyambut positif gerakan ekonomi Sutrisno Lukito. Pengusaha yang juga pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini membangkitkan umat melalui warungMu di berbagai daerah.
“Gagasan Sutrisno Lukito membangkitkan ekonomi umat melalui warungMu sangat bagus, perlu didukung,” ujar Nazaruddin di kantornya, Jumat (2/5/2025).
Baca juga: Bank Jatim Beri 455 Unit Tenda Portabel untuk UMKM di Situbondo
Sutrisno Lukito menemui Nazaruddin di kantornya di kampus UMM Malang untuk menyampaikan pengembangan ekonomi umat. Gagasan yang ia tawarkan menggandeng warung kelontong eceran di berbagai wilayah.
“Jika gerakan ekonomi ini berkembang, bukan mustahil akan melibatkan umat Islam di seluruh wilayah Indonesia,” terang Sutrisno Lukito.
Pada kunjungan ke Jawa Timur, Sutrsino Lukito bersama rombongan menemui Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Malang, Surabaya, Jember, Lumajang, Probolinggo, dan Ngawi.
Baca juga: 288 Mitra Binaan di Jatimbalinus Siap Naik Kelas Bersama Pertamina UMK Academy 2025
Menariknya, Sutrisno Lukito berencana mendirikan Industrial State bagi pengusaha kecil menengah di Ngawi. Terlebih saat ini Ngawi yang juga disebut sebagai Kota Bambu telah menjadi lokasi pembangunan zona industri kecil menengah.
Sejalan dengan itu, jarak dari Ngawi menuju pelabuhan relatif tidak terlalu jauh. Sebut saja ke Tanjung Mas (Semarang) bisa ditempuh hanya dalam beberapa jam.
Begitu juga menuju Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya) tidak terlalu jauh. Sebab lokasi industrial estate Ngawi tidak jauh dari akses jalan tol.
Baca juga: Dorong UMKM Naik Kelas, PTPN I Regional 4 Gelontorkan Rp3 Triliun Dalam 5 Tahun
“Saat ini sudah ada lahan sekitar 50 hektare di Ngawi yang akan dibangun (Industrial State). Ini menjadi salah satu pertimbangan kami memilih Ngawi sebagai zona industri,” Sutrisno Lukito memaparkan.
Sutrisno Lukito menjelaskan, dia akan membantu para pengusaha kecil menengah dengan keterlibatan aktif di Industrial State. Bahkan bentuk bantuan yang disiapkan ini dari hulu hingga hilir, yang meliputi perizinan, pemsaran, maupun finansial.
Editor : Rochman Arief