x
x

Dispangtan Kota Malang Gelar Gerakan Pangan Murah

JATIMKINI.COM, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Jawa Timur, menggelar gerakan pangan murah di lapangan Kelurahan Merjosari, Senin (16/10). Beras menjadi komoditas paling laris dalam gelaran yang bertujuan pengendalian inflasi, stabilisasi dan pasokan harga pangan.

"Stok pangan secara neraca dalam kondisi aman," tegas Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi.

Ia menjelaskan kendati secara nasional dan Jatim terdampak El Nino, tetapi Kota Malang masih aman. Sebab, sawah irigasi teknis dengan luas tanam 803 hektare bisa rutin panen padi.

Demikian pula ketersediaan beras di pedagang dan distributor sebanyak 5.106,32 ton pada bulan ini, sedangkan kebutuhan hanya 4.111,60 ton per bulan. Selain beras, neraca stok pangan pokok lainnya juga melebihi kebutuhan, yaitu jagung, cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, gula, minyak goreng dan telur ayam ras.

Meskipun stok pangan mencukupi, tetapi Dispangtan akan menggelar pasar murah sebulan sekali. Bahkan, Perusahaan Umum Daerah Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang menjual sembako saban hari di tiap kelurahan.

Kali ini, gerakan pangan murah memperingati Hari Pangan Se Dunia menjual produk UMKM dan sembako di antaranya 6,35 ton beras, 882 liter minyak goreng, 225 kg gula dan 53 kg telur ayam. Termasuk menjual 50 kg bawang putih, 100 kg tomat, 40 kg garam, serta masing-masing 20 kg cabai rawit dan cabai merah. Warga khususnya ibu-ibu antusias membeli beras dengan antre secara tertib. Hal ini membuktikan stok pangan pokok penyumbang inflasi itu tidak langka.

"Perbandingan harga bisa Rp1000 sampai Rp5000," ungkapnya.

Masyarakat menerima manfaat sembako murah ini lantaran harga disubsidi oleh Badan Pangan Nasional dan Pemkot Malang. Ibu Herman, warga Merjosari, semringah usai membeli 10 kg beras seharga Rp51.000 per kemasan 5 kg. Sebelumnya, ia membeli beras Rp14.000 per kg. Begitu juga Ibu Siti membeli beras, telur dan minyak goreng. Warga mengaku terbantu di tengah gejolak harga pangan saat ini.

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin