JATIMKINI.COM, Peran logistik yang andal kini menjadi penopang utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar yang lebih luas. Komitmen itulah yang terus diperkuat JNE melalui program loyalitas pelanggan, JNE Loyalty Card (JLC).
Surabaya Main Branch Head JNE, Adhitya Rizkiwahana, menilai Surabaya memiliki ekosistem wirausaha yang sangat dinamis dan potensial. Hal ini menjadi peluang bagi JNE untuk hadir tidak hanya sebagai jasa pengiriman, tetapi sebagai mitra pertumbuhan bagi UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar nasional hingga global.
"Pendekatan kami tidak general. Kami petakan kebutuhan pelanggan berdasarkan karakteristiknya, sehingga program dan kampanye yang kami hadirkan untuk anggota JLC lebih tersegmentasi, relevan, dan fleksibel untuk mendukung bisnis mereka," ujar Adhitya di sela JLC Member Gathering 2026 di Surabaya, Kamis (15/10/2026).
Fokus pada pemberdayaan UMKM tersebut tercermin dari basis keanggotaan JLC. Saat ini, JLC telah memiliki sekitar 40.000 anggota di wilayah Surabaya dan sekitarnya, dengan 4.000 di antaranya tercatat sebagai member aktif yang rutin bertransaksi untuk kebutuhan usaha.
Melihat tren positif dan antusiasme pelaku usaha, JNE memasang target optimistis pada tahun ini. Pertumbuhan jumlah member JLC diproyeksikan naik sebesar 20%, sementara pertumbuhan transaksi dari member loyal diproyeksikan melonjak hingga 50%.
Proyeksi tersebut didorong oleh pergeseran pola konsumsi yang signifikan. Adhitya mengungkapkan, dalam 2 tahun terakhir, produk fashion menjadi kategori pengiriman tertinggi di kalangan anggota JLC, disusul aksesori dan spare part kendaraan.
"Tren ini sangat berbeda dibanding 5 tahun lalu di mana dokumen masih mendominasi. Sekarang pengiriman didominasi produk fisik. Ini sinyal jelas bahwa UMKM yang berjualan lewat kanal digital semakin bertumbuh dan butuh dukungan logistik yang cepat dan aman," jelasnya.
Senada, Customer Loyalty Department JNE, Dodik Wiranto, menegaskan bahwa loyalitas pelanggan adalah kunci pertumbuhan logistik modern. Melalui JLC, JNE berupaya menghadirkan inovasi layanan yang membantu UMKM meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Upaya tersebut diwujudkan melalui gelaran JLC Member Gathering 2026 bertema 'Connect Collaborate Grow'. Ajang ini menjadi wadah bertemunya pelaku UMKM dan pelaku industri kreatif untuk saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring bisnis.
Adapun 2 kategori program JLC yang disiapkan JNE. Pertama, kategori transaksi terbanyak untuk 3 pemenang dengan hadiah motor listrik, kulkas dan mesin cuci. Kedua, kategori pertumbuhan. Tidak hanya dilihat dari member baru tetapi UMKM yang memiliki pertumbuhan tinggi dalam usahanya bisa jadi pemenang. Kedua program itu sudah dimulai sejak Agustus 2026 - Desember 2026. Selain itu ada 20 progam lain khusus member JLC.
Salah satu kisah sukses juga dibagikan datang dari Heaven Scent Indonesia. Brand parfum lokal yang berdiri sejak 2021 itu kini telah memiliki lebih dari 50 gerai offline di seluruh Indonesia dan berhasil menjual lebih dari 800.000 produk melalui e-commerce dan marketplace.
Menurut perwakilan Heaven Scent, kunci pertumbuhan mereka adalah konsistensi membangun brand, menjaga kualitas, memaksimalkan kanal digital, serta mengintegrasikan sistem logistik yang andal untuk memenuhi permintaan pasar di berbagai daerah.
Editor : Peni Widarti