JATIMKINI.COM, Pelindo Marine (PT Pelindo Marine Service) memperkuat komitmennya mendukung kelancaran distribusi mineral dan batu bara nasional. Langkah ini diwujudkan lewat ekspansi layanan penundaan dan pemanduan kapal di dua wilayah strategis.
Sejak akhir 2025, Pelindo Marine telah beroperasi di perairan Muara Pegah dan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, untuk mendistribusikan batu bara. Sementara sejak awal 2026, armada serupa diterjunkan di Kolonodale, Morowali Utara, Sulawesi Tengah, untuk mengoptimalkan distribusi nikel.
“Dengan dukungan armada andal dan awak kapal profesional, Pelindo Marine berkomitmen memastikan proses penundaan dan pemanduan kapal berjalan optimal di wilayah perairan dengan tingkat kesulitan operasional yang tinggi,” ujar Direktur Komersial, Operasi dan Teknik Pelindo Marine, Elvin Syah Putra, Selasa (14/4/2026).
Kepala Kantor UPP Kelas III Kolonodale, Bobby Riyatman, mengapresiasi kehadiran Pelindo Marine. Menurutnya, layanan pemanduan dan penundaan kapal yang profesional sangat membantu menjaga keselamatan navigasi di Morowali Utara yang lalu lintas kapalnya kian padat.
“Dukungan armada yang memadai tidak hanya meningkatkan keselamatan pelayaran, tetapi juga memperlancar arus logistik di pelabuhan. Harapannya agar distribusi nikel dan komoditas lainnya berjalan lebih efisien dan tepat waktu,” ujar Bobby.
Senior Manajer Komersial Pelindo Marine, Dhika Ramadhany Putra, menambahkan bahwa masing-masing wilayah operasi memiliki karakteristik berbeda. Kolonodale punya potensi nikel besar, sementara Muara Pegah dan Muara Muntai merupakan jalur utama distribusi batu bara.
“Pelindo Marine hadir untuk memastikan layanan penundaan kapal di titik-titik strategis tersebut berjalan optimal,” jelas Dhika.
Pelaksana Administrasi Pengawakan dan Operasi Wilayah Kendari Pelindo Marine, Muamar, mengungkapkan bahwa di perairan Kolonodale, pihaknya tidak hanya melayani kapal tongkang bermuatan nikel.
“Kami juga menangani penundaan kapal dengan muatan minyak dan gas, alat berat, serta kapal penumpang,” ungkap Muamar.
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, Pelindo Marine akan terus menghadirkan layanan penundaan dan pemanduan kapal yang andal dengan mengedepankan prinsip melayani sepenuh hati. Tujuannya jelas: mendukung keselamatan pelayaran serta kelancaran distribusi mineral dan batu bara demi pembangunan ekonomi Indonesia.
Armada kapal tunda dan pandu Pelindo Marine bukan sekadar alat. Ia adalah urat nadi distribusi nikel dan batu bara. Jangan sampai macet di laut, ekonomi nasional pun terhambat.
Editor : Rochman Arief