JATIMKINI.COM, Di tengah tekanan perlambatan ekonomi, upaya menjaga stabilitas dunia usaha menjadi perhatian serius para pelaku industri di Jawa Timur. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk memastikan iklim usaha tetap kondusif dan investasi terus tumbuh.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Apindo Jatim dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto di Mapolda Jatim, Kamis (5/2/2026).
Ketua Apindo Jatim, Eddy Widjanarko menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas industri dan hubungan industrial. Langkah ini sebagai komitmen menjaga roda usaha tetap berputar di tengah tantangan ekonomi.
“Apindo Jatim berkomitmen menjaga kondusivitas dunia usaha, agar industri tetap bertahan dan iklim investasi di Jawa Timur tetap terjaga,” ujar Eddy. Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang bisa mereduksi investasi.
Eddy menambahkan iklim usaha yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kebijakan ekonomi, tetapi juga jaminan keamanan dan kepastian hukum. Karena itu, sinergi dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha.
Selain isu ketenagakerjaan, Apindo Jatim juga menyoroti peran strategis organisasi dalam mendorong investasi dan melakukan advokasi bagi dunia usaha. “Jatim memiliki potensi besar menarik investasi, seiring perbaikan perizinan dan dukungan pemerintah daerah,” lanjut Eddy.
Dalam audiensi tersebut, Apindo Jatim turut menyinggung peluang ekspor ke kawasan Eropa. Implementasi Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU–CEPA) menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk nasional.
“Kesepakatan IEU–CEPA membuka peluang bagi industri di Jawa Timur untuk menembus pasar Eropa sebagai pasar baru,” kata Eddy.
Menanggapi hal itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan kesiapan Polda Jatim mendukung dunia usaha. Ia mengaku kepolisian siap bersinergi dengan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas industri dan investasi.
“Polda Jawa Timur berkomitmen menjaga kondusivitas dunia usaha agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Nanang juga mengungkapkan bahwa Polda Jatim memiliki desk khusus ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dan fasilitasi apabila muncul persoalan hubungan industrial di lapangan.
Editor : Rochman Arief