JATIMKINI.COM, Rehabilitasi sarana prasarana (Sarpras) SMA Negeri Olahraga (SMANOR) Sidoarjo diyakini akan dapat semakin mendorong peningkatan prestasi para siswa-siswi.
Rehabilitasi SMANOR ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Gubernur Khofifah pada 2024 setelah meninjau kondisi fasilitas yang telah termakan usia. Proses rehabilitasi tersebut diselesaikan dalam kurun waktu 2 tahun.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, rehabilitasi ini bagian dari peningkatan prestasi atlet. Disamping itu dengan memiliki sarana yang memadai, atlet menjadi semangat untuk berlatih.
"Beberapa sarana dan prasarana yang direhabilitasi, antara lain asrama putra, putri, dan pelatih lalu fasilitas latihan, lapangan GOR, ruang fitnes ditingkatkan sesuai arahan gubernur. Dampak ini menjadi penyemangat atlet untuk mempersembahkan emas di luar negeri," jelasnya, Kamis (18/12/2025).
Kepala SMANOR Sidoarjo Mohammad Sharul menyampaikan, terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemprov Jatim terhadap SMANOR.
Ia menjelaskan, rehabilitasi yang dilakukan mencakup berbagai fasilitas seperti hall sepak takraw, hall bela diri, ruang kebugaran, asrama putra dan putri, lapangan baseball, serta kantin sekolah.
"Semoga sarana prasarana ini dinikmati dan dipergunakan sebaik-baiknya oleh 230 siswa putra dan putri sehingga mereka berlatih secara nyaman dan ke depan menorehkan prestasi di masing-masing cabang olahraga," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada siswa SMANOR Sidoarjo yang menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional.
"Saya berharap, dari SMA Negeri Olahraga Sidoarjo lahir atlet-atlet masa depan yang mampu bersaing di tingkat internasional, sekaligus menjadi pribadi yang berkarakter kuat, berwawasan luas dan siap menjadi pemimpin di masa depan," ujar Khofifah.
Penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur diserahkan kepada 8 Siswa/Atlet SMAN Olahraga Jatim berprestasi, di antaranya Malvian Dwi Aprilio - Peraih Medali Emas Kata Perorangan Junior & Perak Kata Beregu Junior_ pada 12th South East Asean Karate Federation, Gabriel Elvis Seran Bau - Peraih Medali Emas Junior Putra pada Malaysia Open 7th Heroes Taekwondo Cup 2025.
Kemudian, Kaila Magalie Almiratriar - Peraih Medali Emas Kyorugi Junior Putri - 49 kg pada Malaysia Open 7th Heroes Taekwondo Cup 2025, Ahmad Algebra Alexander - Peraih Medali Perak Kata Beregu Junior pada 12th South East Asean Karate Federatio, Ahmad Febrian Dwi Wibowo - Peraih Medali Perak 100 m U18 & Perunggu 4 x 400 m pada 17th SEA U18-U20 Athletics Championship 2025.
Lalu, M. Azizi Arkham - Peraih Medali Perak Sepak Takraw Tim Inter Regu Putra & Perunggu Inter Regu Putra pada Asean School Games 2025, Misbahul Munir - Peraih Medali Perak Sepak Takraw Tim Inter Regi Putra & Perunggu Inter Regu Putra pada Asean School Games 2025.
Ramadhan Wiyarta - Peraih Medali Perak Pencak Silat Kelas Tanding E Putra pada Asean School Games 2025, Hafiyan Azam Nuruddin - Peraih Medali Perunggu 2x2 Putra pada Asian Youth Beach Volleyball 2025, Jesyca Emilia - Peraih Medali Perungfu Foil Putri pada Islamic Solidarity Games Riyadh 2025.
Apresiasi para juara tingkat nasional maupun internasional, masing-masing menerima piagam dan uang pembinaan senilai Rp2,5 juta.
Salah satu siswa SMANOR dari cabang olahraga sepak takraw, Alfian Ramdani, mengaku semakin termotivasi setelah fasilitas latihan direhabilitasi. Ia berharap peningkatan sarana prasarana tersebut dapat mendorong para atlet muda untuk terus mengharumkan nama Jawa Timur.
"Terima kasih ibu gubernur Khofifah, hall sepak takraw yang sudah direhabilitasi membuat kami semakin semangat dan tentu menorehkan prestasi," ungkapnya.
Editor : Peni Widarti