JATIMKINI.COM, Upaya menjaga keberlanjutan di kawasan pelabuhan terus ditingkatkan. Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) mempertegas komitmen dengan bersinergi bersama berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem maritim yang lebih sehat, bersih, dan berwawasan lingkungan.
Langkah konkret ditempuh melalui pengembangan fasilitas pengolahan air limbah atau IPAL yang modern dan terstandar. Kehadiran IPAL ini menjadi solusi penting dalam mencegah pencemaran laut akibat aktivitas pelayaran dan bongkar muat di kawasan pelabuhan.
Pelindo Marine menilai, keberlanjutan bukan hanya tentang memenuhi regulasi lingkungan. Lebih dari itu, perusahaan ingin memastikan operasional maritim dapat terus berjalan sekaligus melindungi biota laut dan kesehatan masyarakat pesisir.
Dengan sistem pengelolaan limbah yang lebih ketat, air limbah dari aktivitas kapal dan fasilitas pelabuhan akan diolah terlebih dulu sebelum dilepas ke perairan. Teknologi pengolahan juga terus dikembangkan agar mampu menekan risiko pencemaran hingga pada titik minimal.
Upaya ini tidak dilakukan sendirian. Pelindo Marine menggandeng kementerian, operator pelabuhan, pelaku usaha maritim, hingga komunitas lingkungan untuk memperkuat program pengendalian limbah dan pemulihan ekosistem laut. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dalam tata kelola lingkungan pelabuhan yang lebih hijau.
Penguatan kesadaran lingkungan juga dilakukan melalui edukasi kepada para pengguna jasa, terutama nahkoda dan operator kapal. Pelindo Marine memastikan, seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan harus mematuhi standar pengelolaan limbah yang telah ditetapkan.
Dengan berbagai langkah itu, Pelindo Marine optimistis dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pelabuhan yang berkelanjutan. Misi tersebut sejalan dengan transformasi BUMN kepelabuhanan untuk memberikan layanan modern tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan maritim.
Editor : Rochman Arief