JATIMKINI.COM, Rivaldi Anjar Saputra, alumni Program Studi Psikologi Universitas Merdeka Malang angkatan 2015, membuktikan bahwa perjalanan kuliah tidak selalu lurus dan mulus. Lulus pada tahun 2020 setelah menempuh sepuluh semester, pria kelahiran tahun 1995 ini justru memanfaatkan waktunya untuk menorehkan banyak karya dan gerakan yang berdampak luas, baik di dalam maupun di luar kampus.
Awal Perjalanan dan Organisasi Kampus
Dalam wawancara dengan Jatimkini.com pada hari Jumat (29 /8/2025) Rivaldi memaparkan bahwa ia sudah aktif di organisasi mahasiswa sejak semester tiga. Ia bergabung dengan BEM Fakultas Psikologi dan dipercaya menjadi Ketua Bidang Pendidikan. Setahun kemudian ia terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Psikologi periode 2017/2018. Dalam kepemimpinannya, Rivaldi menghadirkan sejumlah terobosan seperti penaatan selasar sebagai ruang belajar mahasiswa, pengelolaan kantin, serta aturan parkir yang lebih tertib.

Mengasah Diri Lewat UKM dan Sastra
Tidak hanya di organisasi, Rivaldi juga mengasah kemampuannya di UKM Bhiga FM, khususnya dalam public speaking. “Dulu saya sangat sulit berbicara di depan umum, jadi di Bhiga FM saya belajar mengatasi ketakutan itu” kenangnya.
Tak hanya aktif di dalam kampus, Rivaldi juga mengembangkan minatnya di luar kampus. Sebagai seorang yang memiliki minat pada dunia sastra, akhirnya ia bersama rekan-rekannya melahirkan komunitas Nukilan yang diselenggarakan di Semeru Art Galeri pada tahun 2019 dan masih berjalan hingga kini. Nukilan hadir sebagai ruang alternatif bagi pecinta puisi yang tidak memiliki panggung. Rivaldi sendiri telah menerbitkan beberapa buku, salah satunya adalah Puisi Pembebasan 2 di tahun 2020, serta karyanya masuk dalam antologi penyair Malang Raya oleh Dewan Kesenian Malang.
Peduli Lingkungan, Pendidikan, dan Masyarakat
Selain memiliki minat di dunia sastra, kepeduliannya pada lingkungan juga dituangkan melalui Jaringan Kristen Hijau, organisasi pemuda kristen yang ia menjadi salah satu perintisnya di tahun 2017. Berbeda dari organisasi pecinta alam pada umumnya, Kristen Hijau bergerak dalam bidang pendidikan, penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat tentang pentingnya menjaga alam, dengan pendekatan nilai-nilai agama. “Kami ini agar pemuda-pemudi tidak hanya sibuk di dalam gereja, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan” ujarnya
Setelah menyelesaikan studi sarjananya, Rivaldi melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, jurusan Filsafat Keilahian. Pada Januari 2024, ia dipanggil untuk melayani salah satu Gereja Kristen Jawa di Purworejo, Jawa Tengah dan kini sedang berproses menjadi calon pendeta.
Filosofi Hidup dan Pesan Untuk Mahasiswa
Di akhir perbincangan, Rivaldi berpesan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik. “Jangan mager. Masa kuliah adalah masa yang liar dan bebas, jadi gunakan kesempatan untuk ikut organisasi, mencari relasi, dan menggali potensi. Potensi itu sering tersembunyi, tapi akan muncul kalau kita bergerak” pesannya.
Editor : Ali Topan