JATIMKINI.COM, Studio edukasi dan pengembangan seni mermaiding yang berfokus pada pelatihan keterampilan mermaid dan merman, koreografi bawah air,Coral Breeze Studio resmi berkolaborasi dengan Eco Active Park dalam pertunjukan teatrikal putri duyung (mermaid) dan underwater dance pertama di Kota Batu, Jawa Timur
Pertunjukan bertajuk “The Enchanted Mermaid” ini merupakan seni yang memadukan keindahan seni tarian bawah air, kreativitas, dan hiburan interaktif yang memberikan warna baru bagi dunia pariwisata khususnya di wilayah Jawa Timur.
Baca juga: Dari Tari Remo Hingga Indonesia Raya, Meruwat Indonesia Lewat Lintas Generasi
Menurut Founder Coral Breeze Studio, Sylvia Tan, pertunjukan The Enchanted Mermaid yang memakan waktu 30 menit ini penonton langsung terkesima atas penampilan sejumlah performer putri duyung (mermaid) dan merman yang membawakan koreografi artistik di dalam air di Eco Active Park, Jawa Timur.
Selain itu kata Sylvia, yang juga dikenal Sylvia Coral Mermaid ini mengungkapkan, bahwa kolaborasi bersama Jatim Park Group merupakan langkah positif dalam memperluas ruang apresiasi terhadap seni sekaligus mendukung inovasi destinasi wisata Indonesia.
“Kami melihat Jatim Park Group terus berkembang dan menghadirkan berbagai inovasi wisata.Melalui kolaborasi ini, Coral Breeze Studio ingin ikut berkontribusi dengan menghadirkan pertunjukan mermaid yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan keindahan seni bawah air kepada masyarakat luas,” tegas Sylvia di Batu, Selasa (3/11/2026)
Baca juga: Remo Munali Fatah Diakui Sebagai WBTb. Jejak Maestro Dalam Evolusi Seni Tradisi Arek
Lebih lanjut Sylvia mangatakan, selain menggelar pertunjukan Coral Breeze Studio juga memberi pendekatan edukasi dan pengembangan talenta yang menjadi fondasi utama saat menggelar pertunjukan. Hal itu dikeranakan, para performer yang terlibat adalah talenta yang mendapatkan pelatihan keterampilan mermaiding mulai dari teknik gerakan bawah air dan pengembangan kemampuan artistik melalui program edukasi Coral Breeze Studi.
Melalui program pelatihan dan edukasi ini, pihaknya terus berkomitmen menciptakan talenta mermaid dan merman profesional yang memiliki kemampuan teknis, kreativitas, serta kesiapan untuk tampil dalam berbagai pertunjukan maupun mengembangkan potensi menuju kompetisi internasional
“Ini telah menjadi komitmen kami dalam memperkenalkan mermaiding sebagai bentuk seni pertunjukan yang tidak hanya mengedepankan keindahan visual, tetapi juga keterampilan, kreativitas, dan nilai budaya,” jelas Sylvia
Baca juga: Festival Sawunggaling Surabaya Puncak 18 Oktober Menampilkan Jemparingan dan Kirab Budaya
Sylvia berharap, kehadiran Coral Breeze Studio dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dengan destinasi wisata di Indonesia, pengelola akuarium, dan berbagai pelaku industri kreatif di Indonesia.
“Harapan saya, semakin banyak masyarakat mengenal mermaiding sebagai sebuah seni yang memiliki nilai lebih. Kami ingin menciptakan lebih banyak talenta, memberikan mereka ruang ntuk berkarya, dan menghadirkan pertunjukan bawah air di berbagai destinasi. Karena bagi ami, dunia bawah air juga merupakan panggung untuk mengekspresikan kreativitas dan ewujudkan mimpi,” pungkas Sylvia.
Editor : Ali Topan