JATIMKMKINI.COM, Keterbatasan fasilitas sanitasi membuat sebagian warga Dusun Krajan, Desa Gentong, Kecamatan Krocok, Kabupaten Bondowoso, masih memanfaatkan sungai untuk mandi, mencuci, hingga buang air. Kondisi tersebut mendorong PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) menghadirkan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) Sehat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Fasilitas sanitasi tersebut diresmikan pada Kamis (15/10). Bantuan ini diharapkan dapat memperluas akses sanitasi layak sekaligus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Baca juga: Pelindo Marine Latih Perajin Batik Kriya Punden, Perkuat Daya Saing Produk
Kepala Dusun Krajan Abdul Manab mengatakan, sekitar 200 kepala keluarga tinggal di wilayahnya. Namun, hanya sebagian kecil warga yang memiliki fasilitas MCK memadai.
“Selama bertahun-tahun masyarakat memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena keterbatasan fasilitas sanitasi. Kehadiran MCK Sehat ini menjadi harapan baru bagi warga untuk hidup lebih bersih, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
Keterbatasan sanitasi juga dirasakan kalangan pelajar. Guru SD Negeri Gentong 1 Naraji mengungkapkan, sejumlah siswa harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan akses MCK yang layak.
Menurut dia, keberadaan fasilitas sanitasi yang memadai tidak hanya mendukung kesehatan, tetapi juga membantu membiasakan anak-anak menerapkan pola hidup bersih sejak dini.
“Sebagai guru agama, saya selalu mengajarkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, kehadiran MCK Sehat ini tidak hanya mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga membantu menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada anak-anak sejak dini,” kata Naraji.
Baca juga: PDS Bangkitkan Budaya Membaca di SD Al Istiqomah di Tengah Gempuran AI
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko Pelindo Marine Lia Indi Agustiana mengatakan, pembangunan MCK Sehat merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurut Lia, akses sanitasi yang aman berkaitan erat dengan kesehatan, privasi, dan keamanan warga, terutama perempuan, anak-anak, serta lansia. Karena itu, manfaat program diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas fisik.
“Kami ingin program ini tidak berhenti pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang layak. Akses terhadap fasilitas sanitasi yang aman dan sehat merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan MCK Sehat tersebut juga merupakan hasil kolaborasi Pelindo Marine dengan Baitul Maal Ar-Rahmah. Sebelumnya, lembaga tersebut telah melakukan pengeboran sumur bor di lokasi yang sama.
Baca juga: PT Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bantuan Hewan Kurban
Perwakilan Baitul Maal Ar-Rahmah Ustadz Maimun menjelaskan, ketersediaan air bersih perlu didukung fasilitas sanitasi yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Saat pengeboran sumur dilakukan, pihaknya melihat masih banyak warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak dan menggunakan sungai untuk aktivitas sehari-hari. Kolaborasi dengan Pelindo Marine kemudian dilakukan untuk melengkapi ketersediaan air bersih dengan fasilitas MCK.
Lia menegaskan, keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dia berharap warga dapat menggunakan dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama agar manfaatnya berkelanjutan.
Editor : Rochman Arief