JATIMKINI.COM, Meski kondisi perekonomian Indonesia cukup menantang tahun ini, yang dipengaruhi berbagai kondisi lokal maupun global, namun industri otomotif masih menunjukkan kinerja positif sejauh ini.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia menyebut wilayah Jawa Timur bahkan menunjukkan peran pentingnya dalam kinerja bisnis otomotif. Provinsi ini menjadi kontributor penjualan mobil terbesar kedua setelah Jabodetabek. Secara persentase, wilayah ini mengisi 12% total penjualan ritel secara nasional.
Baca juga: GIIAS Surabaya 2026, Suzuki Bidik Penjualan 550 Unit. Cek Promonya!
“Berkaca dari kinerja periode Januari - Juli 2026, penjualan ritel Suzuki di Jatim mencapai 5.294 unit, atau tumbuh signifikan sebesar 62% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini disebabkan terus berkembangnya kebutuhan masyarakat setempat terhadap kendaraan," ujar Rendy Anggadiputra, Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Karakter kebutuhan pelanggan di daerah ini pun beragam, mulai dari aktivitas usaha, industri, hingga kebutuhan mobilitas keluarga. Hal ini tercermin dari 3 model mobil Suzuki paling laris di Jatim.
Model mobil Suzuki terfavorit di Jawa Timur
Suzuki New Carry menjadi model dengan kontribusi terbesar terhadap penjualan ritel Suzuki di Jatim, mencapai 55%. Tingginya angka tersebut menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap ketangguhan kendaraan niaga ringan Suzuki dalam mendukung berbagai aktivitas, mulai dari distribusi barang, perdagangan, hingga kebutuhan operasional bisnis.
Sementara itu, Suzuki XL7 menyumbang 18%, atau menjadi kendaraan penumpang Suzuki paling diminati. Sebagai SUV dengan kapasitas tujuh penumpang, XL7 memberikan keunggulan yang sesuai bagi konsumen, misalnya seperti ruang kabin yang lega dan nyaman.
Di sisi lain, Suzuki Fronx juga makin dicintai dengan bukti porsi penjualan sebesar 16%. Pelanggan menyukai perpaduan desain yang stylish, dengan kelengkapan fitur terkini.
Meski masing-masing model mendapatkan impresi spesifik dari pelanggan, namun ketiganya turut mendapatkan apresiasi atas kehematan konsumsi bahan bakar, maupun biaya perawatan yang terjangkau.
Baca juga: Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Hadir di Surabaya. Penjualan Diharap Terdongkrak 10%
Perkuat Dukungan Melalui Jaringan Layanan
Senior Area Sales Manager PT United Motors Center (UMC), Wiyarso Adiwibowo juga menyebut di tengah kondisi ekonomi yang disebut daya beli menurun, tetapi layanan after sales Suzuki bahkan tetap tumbuh dengan baik.
"Tidak bisa dipungkiri, kalau punya mobil memang harus servis rutin, ganti oli rutin. Ini jadi suatu kebetulan, bahwa tidak ada penundaan atau berkurangnya orang melakuman servis," katanya.
Apalagi, lanjut Wiyarso, Suzuki memberikan gimmick servis gratis 3 tahun dan garansi mesin sampai 100.000 km. Di samping itu, spare part atau suki cadang Suzuki juga cukup terjangkau konsumen.
Baca juga: Lebih Gagah & Canggih, Suzuki XL7 Terbaru Resmi Mengaspal di Jatim, Harga Mulai Rp288 Jutaan
"Kami memiliki jaringan penjualan dan purna jual sebanyak 24 outlet dan 32 bengkel resmi di Jatim. Kami juga memiliki layanan servis malam, home service, layanan 24 jam untuk emergency, jadi kami mengcapture seluruh layanan," tutupnya.
GM PT Buana Indomobil Buana (BIT) Jatim, Agus Henryanto Tan menambahkan, untuk mobil baru yang dihadirkan Suzuki seperti Suzuki Fronk juga sangat diterima konsumen. Selama Januari - Juli 2026, penjualannya naik 219% (yoy).
"Sedangkan XL7 naik 12ri tahun lalu. Hingga 13 Agustus 2026, Suzuki XL7 terbaru sudah ada SPK sebanyak 1.300 unit secara nasional," imbuhnya.
Editor : Peni Widarti