JATIMKINI.COM, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana, namun tetap sarat makna.
Mengusung tema “Fly Higher”, peringatan HUT ke-65 menjadi momentum bagi Bank Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, dan melangkah lebih tinggi dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Jawa Timur.
Baca juga: Bank Jatim & Dinas Pendidikan se-Jatim Lakukan PKS Layanan Jasa Perbankan
Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, peringatan HUT Bank Jatim diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh jajaran Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Direksi, serta seluruh Jatimers pada hari Senin (17/8).
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan, pelaksanaan upacara bendera menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan nasionalisme sekaligus merefleksikan perjalanan Bank Jatim selama 65 tahun.
Di usia yang semakin matang, Bank Jatim terus berkomitmen untuk menghadirkan kinerja terbaik dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional.
”Momentum hari ini memiliki makna yang sangat Istimewa. Kita tida hanya memperingati perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan, tetapi juga mensyukuri perjalanan 65 tahun Bank Jatim dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat, khususnya di Jawa Timur,” paparnya dalam rilis, Rabu (19/8/2026).
Untuk memperingati hari ulang tahun ke 81 kemerdekaan Republik Indonesia dan hari ulang tahun Bank Jatim ke 65, Perseroan juga telah melaksanakan sinergi CSR dengan anggota KUB Bank Jatim diantaranya Bank NTB Syariah, Bank NTT, dan Bank Lampung berupa pemeriksaan mata serta donasi kacamata gratis di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur dengan jumlah penerima sebanyak 507.
Adapun bentuk bantuan yang diberikan meliputi screening kesehatan mata, kacamata gratis yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan, serta paket alat tulis lengkap sebagai dukungan terhadap aktivitas belajar para penerima manfaat.
Selain itu, Bank Jatim juga telah melakukan donasi ke Panti Jompo di empat daerah yakni Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember. Pemilihan panti wreda sebagai penerima bantuan bukan tanpa alasan. Menurut Winardi, para lanjut usia merupakan bagian penting dari perjalanan keluarga dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi serta pengalaman sepanjang hidupnya.
Di sisi lain, para lansia yang tinggal di panti wreda tentu membutuhkan dukungan dan perhatian agar kebutuhan sehari-hari, kesehatan, kenyamanan, serta aktivitas mereka dapat terpenuhi dengan baik.
”Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” tegasnya.
Winardi menambahkan, tahun ini Bangsa Indonesia memperingati 81 tahun kemerdekaan dengan tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Kedaulatan adalah kemampuan untuk membangun perekonomian yang kuat, mandiri, inklusif, dan berkelanjutan. Keadilan berarti memastikan bahwa pertumbuhan dan pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan kemakmuran adalah cita-cita bersama yang harus diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, inovasi, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.
Baca juga: Bedah Buku “BPD Resilient, Competitive and Contributive” : Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD
Dalam konteks tersebut, Bank Jatim memiliki peran yang sangat strategis. Kita harus terus mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, mendukung sektor produktif, memperluas inklusi dan literasi keuangan, serta menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah dan terjangkau bagi Masyarakat.
"Dengan demikian, setiap pertumbuhan Bank Jatim harus memiliki makna yang lebih besar, pertumbuhan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” terangnya.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan HUT ke-65 dilanjutkan dengan acara tasyakuran yang bertempat di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim. Tasyakuran menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan Bank Jatim selama 65 tahun sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan dengan seluruh Jatimers.
Pada momentum tasyakuran HUT ke-65, Bank Jatim secara resmi memperkenalkan sejumlah inovasi layanan digital yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan pengalaman perbankan yang semakin praktis bagi nasabah dan masyarakat.
Inovasi tersebut berupa penambahan beberapa fitur dalam JConnect Mobile versi terbaru yang meliputi fitur Customer on Board (pembukaan rekening secara online), fitur Jatim Call atau JCall (layanan penyampaian pengaduan nasabah melalui voice call, tersedia mulai September 2026), fitur JConnect Event (memudahkan pengguna melakukan pembelian tiket berbagai kegiatan melalui aplikasi JConnect), serta fitur Kepemilikan Logam Emas (KLE) (fasilitas pembiayaan Bank Jatim Syariah dengan akad murabahah yang membantu nasabah memiliki emas batangan melalui mekanisme pembayaran secara bertahap atau cicil emas).
Selain itu, Bank Jatim juga secara resmi memperkenalkan Dual Banking Leverage Model (DBLM). Ini merupakan layanan perbankan konvensional dan syariah ke dalam satu mobile yang memberikan kemudahan aksesbilitas serta pengalaman perbankan yang lebih seamless bagi seluruh nasabah.
Baca juga: Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus
Bank Jatim juga telah memiliki aplikasi terbaru bernama JConnect Partner Pay yang merupakan aplikasi merchant Bank Jatim yang digunakan untuk menerima pembayaran QRIS, mengelola transaksi, serta memperoleh laporan keuangan secara real time.
Aplikasi ini hanya bisa digunakan oleh mitra usaha swasta berbentuk PT, CV, badan usaha kelembagaan, serta mitra bank yang memiliki potensi bisnis dan telah memiliki perjanjian kerja sama dengan Bank Jatim.
”Kehadiran berbagai fitur tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Bank Jatim dalam memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan solusi perbankan yang semakin mudah, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Editor : Peni Widarti