Sambut HUT RI Ke-81, PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik di Universitas Muhammadiyah Malang

Reporter : Achmad Arif
Manager PLN UP3 Malang, Sendy Rudianto, menjelaskan pengoperasian SPKLU kepada Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Ahmad Juanda, AK., M.M., C.A.

JATIMKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik dengan meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Fast Ultra Charging berkapasitas 120 kilowatt (kW) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung transisi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakil Rektor II Bidang Kepegawaian, Keuangan, dan Umum UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A., menegaskan bahwa kampus memiliki komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan energi, selain menjalankan fungsi pendidikan.

Baca juga: PLN Kawal Keandalan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di Stadion GBT Surabaya

"Tujuan utama UMM bukan bisnis semata. Selain pendidikan, kami memiliki tanggung jawab dalam menjaga ketahanan pangan dan ketahanan energi. Listrik merupakan energi alternatif yang mampu mendukung dekarbonisasi, meningkatkan efisiensi energi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional," ujar Ahmad Juanda.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan SPKLU di lingkungan kampus tidak hanya memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan mendorong penggunaan energi bersih di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kehadiran SPKLU di Universitas Muhammadiyah Malang menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan peran bersama. PLN membuka seluas-luasnya peluang kemitraan agar infrastruktur kendaraan listrik semakin mudah dijangkau masyarakat," kata Eric.

Ia menambahkan, kampus merupakan pusat inovasi dan tempat lahirnya generasi yang akan menjadi penggerak transformasi energi di masa depan.

Baca juga: 10.131 Pelanggan PLN Jatim Manfaatkan Promo Tambah Daya 50 Persen

"Transisi energi bukan hanya tentang penyediaan infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem dan kebiasaan baru dalam menggunakan energi yang lebih efisien dan rendah emisi. Kami berharap kehadiran SPKLU UMM semakin mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.

Selain menghadirkan SPKLU, PLN juga menawarkan peluang kolaborasi kepada UMM melalui PLN ICON+ dengan layanan Integrated Business Solution (IBS). Layanan tersebut meliputi konektivitas digital, aplikasi layanan energi, manajemen utilitas listrik, gas dan air, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga layanan pendukung ekosistem kendaraan listrik.

PLN juga memperkenalkan pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC) sebagai solusi bagi institusi yang ingin memperoleh pengakuan atas penggunaan listrik yang berasal dari pembangkit energi baru terbarukan.

Baca juga: PLN UID Jawa Timur Sosialisasikan Diskon Tambah Daya 50 Persen di Darmo Free Day

Melalui kolaborasi tersebut, PLN UID Jawa Timur berharap keterlibatan perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat semakin mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik serta pemanfaatan energi hijau di Jawa Timur.

Eric menegaskan, semangat HUT Kemerdekaan RI juga harus dimaknai sebagai upaya membangun kemandirian energi nasional melalui inovasi dan kolaborasi.

"Semangat kemerdekaan juga berarti membangun kemandirian energi untuk masa depan. PLN akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi agar transisi energi memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya.

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru