PDS Mengajar Hadir di Kampus Vokasi, Mahasiswa Diajak Siap Hadapi Dunia Kerja

Reporter : Rochman Arief
Sekper PDS Parbianto Wibowo (kanan), membagikan dinamika kepelabuhanan di hadapan 100 mahasiswa dalam program PDS Mengajar. (Foto: dok.PDS)

JATIMKINI.COM, Perubahan dunia kerja yang bergerak cepat memaksa dunia pendidikan dan industri tak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kebutuhan untuk saling terhubung dan memahami tantangan kerja menjadi semakin penting, terutama bagi mahasiswa vokasi yang akan langsung terjun ke dunia profesional.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) kembali menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bidang pendidikan bertajuk PDS Mengajar di dua kampus vokasi di Jawa Timur.

Baca juga: Si Paling Transum, Program PDS Dukung Pemanfaatan Transportasi Umum

Program pertama digelar di Politeknik Negeri Banyuwangi pada 6 Mei 2026 dalam rangkaian career entrepreneur week. Selanjutnya, kegiatan berlanjut di Politeknik Negeri Jember sehari setelahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Daya Sejahtera, Parbianto Wibowo, bersama Superintendent Perencanaan SDM PDS, Hery Kiswanto hadir sebagai narasumber.

Melalui program PDS Mengajar, mahasiswa diperkenalkan dengan dunia kepelabuhanan sekaligus mendapat gambaran mengenai dinamika dunia kerja yang saat ini terus berubah. Di Banyuwangi, lebih dari 100 mahasiswa dan alumni mengikuti diskusi yang berlangsung interaktif. 

Baca juga: Pastikan Penumpang Kapal Laut Lancar Selama Angkutan Lebaran, PDS Kerahkan 619 Personel

Parbianto menegaskan bahwa kemampuan akademik saja kini tidak cukup untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif. “Dunia industri hari ini mencari individu yang bukan hanya siap kerja, tapi juga siap belajar, beradaptasi, dan berkembang,” ujarnya.

Semangat serupa juga terlihat saat program PDS Mengajar di Jember. Lebih dari 150 mahasiswa Program Studi Manajemen Pemasaran Internasional mengikuti sesi diskusi.

Dalam kesempatan itu, Hery Kiswanto membagikan pengalaman terkait pengembangan SDM. Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan komunikasi dan pola pikir adaptif.

Baca juga: PDS Hadirkan Layanan Ramah Disabilitas di Tiga Pelabuhan Besar

Melalui program PDS Mengajar, PDS berharap mahasiswa vokasi tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki gambaran realistis mengenai kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Bagi perusahaan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi langkah penting agar proses penyiapan sumber daya manusia tidak berjalan terpisah. Dengan keterhubungan tersebut, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru