JATIMKINI.COM – PT PLN (Persero) bersama Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus sebagai langkah konkret mempercepat transisi energi bersih sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Peresmian SPKLU di UNISKA Kediri ini menjadi simbol kolaborasi strategis antara sektor industri, pendidikan, dan pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis energi ramah lingkungan. Kegiatan tersebut dihadiri Komisaris Independen PLN, jajaran manajemen PLN, pimpinan UNISKA, Pemerintah Kota Kediri, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Hari Kartini 2026, Srikandi PLN Jatim Perkuat Peran Perempuan Lewat Edukasi dan Pelayanan
Rangkaian acara diawali konvoi 18 kendaraan listrik dari Kantor PLN UP3 Kediri menuju kampus UNISKA sebagai simbol percepatan elektrifikasi transportasi di daerah. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik yang semakin luas dan mudah diakses masyarakat.
SPKLU UNISKA Kediri dilengkapi teknologi ultra fast charging 180 kW dan medium charging 22 kW, mampu melayani berbagai jenis kendaraan listrik dengan waktu pengisian lebih efisien. Kehadiran fasilitas parkir khusus dan sarana penunjang lain juga diharapkan memberi kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik.
Rektor UNISKA Kediri, Bambang Yulianto, mengatakan keberadaan SPKLU di lingkungan kampus bukan sekadar fasilitas pendukung transportasi modern, melainkan bagian dari implementasi program kampus berdampak.
“SPKLU ini menjadi ruang pembelajaran, riset, sekaligus inovasi di bidang energi terbarukan. Kampus harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Tanpa Gangguan Listrik, PLN Sukses Kawal Final Four Proliga di Surabaya
Menurut Bambang, kehadiran SPKLU juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang terlibat langsung dalam agenda transisi energi nasional.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi sinergi PLN dan UNISKA dalam menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik di Kota Kediri. Ia menilai langkah ini sejalan dengan arah pembangunan kota menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Peresmian SPKLU ini menunjukkan kesiapan Kota Kediri bertransformasi dari energi berbasis fosil menuju energi berkelanjutan. Kami mendukung penuh pengembangan infrastruktur kendaraan listrik agar semakin mudah diakses masyarakat,” katanya.
Baca juga: PLN Terjunkan 5.524 Personel Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur menegaskan Jawa Timur kini menjadi salah satu motor utama pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Saat ini PLN telah mengoperasikan 302 unit SPKLU di 162 lokasi di seluruh Jawa Timur, termasuk 15 unit di wilayah Kediri. Penggunaan SPKLU juga disebut mengalami pertumbuhan signifikan lebih dari 300 persen secara tahunan, menandakan minat masyarakat
Editor : Ali Topan