JATIMKINI.COM, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region VIII/Jawa 3 menyediakan uang tunai sebesar Rp3 triliun untuk menunjang kebutuhan transaksi nasabah selama momen Ramadan dan Idulfitri 1447 H / 2026 M. Jumlah tersebut meningkat Rp200 miliar dibandingkan persediaan uang tunai pada momen yang sama tahun lalu yakni sebesar Rp2,8 triliun.
Regional Business Partner Head Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, Theresia Pratiwi Hastari mengatakan, kondisi perekonomian Jatim di awal tahun ini sudah menunjukkan akselerasi yang ditandai oleh peningkatan belanja masyarakat dan lonjakan mobilitas antar-kota.
Baca juga: Operasi Ketupat Semeru Jaga Stabilitas Kamtibmas
Permintaan terhadap kebutuhan pokok, layanan transportasi, pariwisata, serta layanan pembayaran digital naik signifikan menjelang Idulfitri ini.
"Peningkatan aktivitas konsumsi ini mendorong perputaran uang di berbagai sektor ritel, transportasi dan logistik yang menuntut kesiapan sektor perbankan menyediakan pasokan uang, alat pembayaran digital beserta infrastruktur pembayarannya, dan manajemen likuiditas yang andal," katanya di sela-sela Buka Bersama Media di Surabaya, Selasa (17/3/2026).
Ia memaparkan, melalui penguatan ekosistem layanan yang terintegrasi, Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 menyiapkan uang tunai senilai Rp 3 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Selama momen lebaran ini, kata Hastari, nasabah juga dapat mengoptimalkan berbagai kebutuhan transaksi perbankan maupun gaya hidup melalui aplikasi Livin’ by Mandiri yang kini telah dimanfaatkan oleh 37,9 juta pengguna terdaftar.
Melalui layanan digital ini, masyarakat bisa memenuhi berbagai kebutuhan seperti cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan & e-commerce, top up e-money maupun e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS. Bahkan, nasabah juga dapat melakukan pemesanan tiket kereta, pesawat, hingga tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini. Hingga saat ini, sudah sekitar 60% nasabah Bank Mandiri telah memanfaatkan sistem digital perbankan ini.
“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” imbuhnya.
Bagi masyarakat yang belum memiliki kartu Mandiri e-money, Bank Mandiri menyiapkan stok kartu yang tersedia di cabang, fitur Sukha di Livin’ by Mandiri, jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, outlet resmi Bank Mandiri di berbagai platform e-commerce, serta vending machine di sejumlah titik transportasi dan stasiun.
Dari sisi ekosistem usaha, Livin’ Merchant telah dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, sementara Kopra by Mandiri digunakan pengguna dari segmen pebisnis untuk mendukung pengelolaan transaksi dan cash management secara terintegrasi.
Baca juga: Pelindo Petikemas Lepas 4.000 Pemudik Menggunakan Bus ke Berbagai Tujuan
"Melalui penguatan ekosistem digital yang terhubung dari ritel hingga wholesale, Bank Mandiri menghadirkan keunggulan berkelanjutan dalam layanan perbankan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pelaku usaha di seluruh Indonesia,” tambah Hastari.
Dalam kesempatan berbeda, Regional CEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3, M. Ashidiq Iswara mengatakan, kesiapan uang tunai ini menjadi langkah perencanaan likuiditas yang prudent dan berbasis proyeksi transaksi, serta diperkuat optimalisasi infrastruktur distribusi dan teknologi.
Menurutnya, pendekatan berbasis ekosistem tersebut memastikan kecukupan likuiditas dan stabilitas layanan sekaligus menghadirkan keunggulan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, sejalan dengan semangat Bank Mandiri Melayani Sepenuh Hati.
“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal," katanya.
Selain kesiapan uang tunai dan likuiditas transaksi antarbank, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran.
Baca juga: Polres Ngawi Layani Penitipan Kendaraan Gratis
Bank berkode emiten BMRI ini mengoperasikan 13 ribu unit ATM/CRM serta 288 ribu mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.
"Kami juga memastikan kesiapan jaringan teknologi informasi secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang siaga 24 jam guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada seluruh channel pembayaran elektronik," tambahnya.
Editor : Peni Widarti