JATIMKINI.COM, Central Mega Kencana atau CMK Group menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip good governance di seluruh ekosistem bisnisnya. Tata kelola yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan, menjaga reputasi, serta memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang di industri perhiasan
Prinsip ini dijalankan secara terstruktur dan disiplin melalui tiga pilar utama, yang meliputi kepatuhan pajak dan bea cukai, responsible sourcing dengan penggunaan natural diamonds yang bebas konflik, serta pencegahan tindak pidana pencucian uang.
Baca juga: Frank & co. Antar Maudy Ayunda Berkilau di Sundance, Custom Diamond Jewellery Jadi Sorotan Global
Chief Operation Officer Central Mega Kencana, Petronella Soan, menegaskan pihaknya memastikan setiap aspek operasional dijalankan secara disiplin dan transparan.
“Kami menerapkan prinsip good governance sebagai fondasi utama dalam membangun bisnis yang berintegritas dan berkelanjutan. Bagi Central Mega Kencana, kepercayaan adalah aset terbesar dalam industri perhiasan,” urai Petronella Soan, Rabu (18/3/2026).
CMK berkomitmen menjaga standar tata kelola yang tinggi. Di antaranya memenuhi kewajiban dan tanggung jawab terhadap negara serta pemanfaatan source dari sumber yang sah dan bebas konflik.
“Setiap transaksi kami lakukan secara akuntabel. Kami percaya, tata kelola yang kuat adalah kunci untuk membangun legacy jangka panjang,” tambahnya.
Baca juga: Frank & co. Perkuat Posisi di Industri Perhiasan Lewat Reopening Gerai Surabaya
Sebagai salah satu entitas bisnis berlian terbesar di Asia Tenggara, CMK berkontribus sekitar 90 persen dari total impor berlian nasional, atau senilai USD46,94 juta.
Komitmen Central Mega Kencana terhadap kepatuhan regulasi mendapat anugerah dari otoritas terkait perpajakan dan kepabeanan. Di antaranya High Valuable Goods serta Tax Payers Award dari Kantor Pelayanan Pajak.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kami menjalankan praktik bisnis sesuai aturan main dari pemerintah, menjunjung tinggi integritas, serta berkomitmen pada tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” jelasnya.
Baca juga: Merdeka Copper Gold Kian Moncer di Ajang Penghargaan ESG
Pada kesempatan ini, Sloan juga menjelaskan keterbatasan pasokan berlian dan batu mulia lokal mengharuskan CMK mengimpor dari berbagai negara. Namun demikian, pihaknya melakukan secara resmi, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan hukum.
Selain itu, CMK memiliki komitmen bahan alami yang bebas konflik. Petronella Soan menjelaskan pihaknya telah bekerja sama dengan tiga perusahaan tambang berlian terbesar di dunia. Ketiga entitas ini menerapkan tanggung jawab dan standar tinggi terhadap kesejahteraan pekerja maupun kelestarian lingkungan.
CMK akan terus memperkuat posisinya sebagai pelaku industri perhiasan yang bertanggung jawab dan valuable di Indonesia
Editor : Rochman Arief