PDS Ajak Anak-anak Kenali Bahaya Api Lewat Simulasi

Reporter : Rochman Arief
Anak-anak TK dan pelajar SD Barunawati mendapat pelatihan pemadaman kebakaran dari Pelindo Group dalam rangka Bulan K3. (Foto: PDS)

JATIMKINI.COM, Anak-anak kerap bergerak lebih cepat dari pengawasan orang dewasa. Cerminannya adalah aktivitas di rumah maupun di sekolah yang cukup aktif pergerakannya. Baik dilakukan sendiri maupun dengan rekan atau saudara.

Terutama di rumah, aktivitasnya kerap melompat dari satu titik ke titik lain. Misalnya satu langkah ke dapur, satu sentuhan ke kompor, atau korek api yang bisa mengubah menjadi risiko kebakaran. 

Baca juga: Pelindo Regional 3 Perkuat K3 Lewat Management Walkthrough

Situasi sederhana inilah yang mendorong pentingnya edukasi keselamatan sejak usia dini, sebelum rasa ingin tahu berubah menjadi bahaya. Atas dasar inilah PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) menggelar kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema edukasi keselamatan kebakaran.

Kegiatan ini tidak sendiri. PDS melakukannya bersama dengan Pemadam Kebakaran PT Pelabuhan Indonesia Regional 3 Sub Regional Jawa, dengan menajarkan 44 anak TK dan 29 siswa kelas 1 SD Barunawati Surabaya, Selasa (10/2/2026).

“Materi yang diberikan menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sekaligus menyesuaikan usia peserta,” kata Sekretaris Perusahaan PDS, Parbianto Wibowo.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman yang dikemas secara interaktif. Dalam sesi ini, anak-anak diajak mengenal lebih dekat mobil pemadam kebakaran beserta fungsi dasar alat-alat pemadam yang digunakan petugas. 

Baca juga: Bulan K3, TKBM TPK Berlian Dibekali Pelatihan Basic Life Support

Dengan pendampingan langsung, anak-anak diberi kesempatan merasakan semprotan air ringan yang dikendalikan petugas pemadam. Cara belajar ini bersifat visual, sekaligus memberi pengalaman langsung. 

Anto, sapaan Parbianto Wibowo, menambahkan bahwa pendekatan ini membuat edukasi keselamatan lebih menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

“Bermain sambil belajar ini mendorong anak-anak memahami profesi pemadam kebakaran, sekaligus mengajarkan bahwa api bukan mainan. Harapan kami kesadaran bisa tertanam sejak dini dan terbawa hingga ke lingkungan rumah,” jelas Anto.

Baca juga: Jadikan K3 Sebagai Budaya Kerja, PLN UID Jatim Raih SMK3 dan Zero Accident 2026

Kegiatan TJSL dalam rangka Bulan K3 ini sejalan dengan komitmen PDS dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Terutama pada aspek sosial dan keselamatan masyarakat. 

Edukasi keselamatan bagi anak-anak menjadi investasi jangka panjang untuk membangun budaya sadar risiko dan pencegahan bencana sejak usia dini.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru