Kinerja Positif, KAI Daop 8 Surabaya Bidik 19 Ribu Penumpang per Hari

Reporter : Rochman Arief
Angkutan penumpang di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan geliat moderate meski minat terhadao kereta api cukup tinggi. (Foto: dok.KAI Daop 8 Surabaya)

JATIMKINI.COM, KAI Daop 8 Surabaya mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Jumlah penumpang kereta api di wilayah operasional Surabaya Raya dan sekitarnya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang 2025, KAI Daop 8 Surabaya melayani 6.057.816 penumpang, naik sekitar 3 persen dibandingkan realisasi 2024 yang tercatat sebanyak 5.864.312 penumpang. Pertumbuhan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kereta api.

Baca juga: KAI Daop 8 Catat Penumpang Kereta Api Naik 10% selama Libur Nataru

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan volume angkutan penumpang merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan KAI.

“Peningkatan jumlah penumpang sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” ujar Mahendro.

Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Catat Lonjakan Turis Asing Selama Libur Nataru

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan secara konsisten. Mulai dari perbaikan fasilitas stasiun, peningkatan keandalan operasional perjalanan kereta api, hingga penguatan pelayanan kepada pelanggan.

Mahendro menegaskan bahwa keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan penumpang. Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga terus melakukan inovasi layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Baca juga: Volume Penumpang Juanda Tembus 430 Ribu Selama Angkutan Nataru

Memasuki tahun 2026, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan volume penumpang rata-rata 19.415 per hari. Target tersebut sejalan dengan komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing di Jawa Timur.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan agar kebutuhan transportasi masyarakat dapat terlayani dengan optimal,” pungkas Mahendro.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru