JATIMKINI.COM, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses meraih penghargaan prestisius dari Humas Indonesia. Penghargaan yang berhasil didapatkan Bank Jatim yaitu sebagai Institusi Publik Terpopuler di Media Sosial pada sub kategori BUMD di JW Marriott Hotel Surabaya pada (26/9/2025).
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, semua penghargaan ini menandakan hasil kerja keras Perseroan, terutama dalam membangun reputasi perusahaan sebagai bank yang memiliki produk dan layanan komprehensif dengan dukungan solusi digital yang handal.
Baca juga: Bank Jatim & Kejati Jatim Jalin Kerja Sama Perkuat Perlindungan Perdata dan Tata Usaha Negara
“Penghargaan ini tentu saja akan semakin memotivasi Bank Jatim untuk terus berinovasi, serta memberikan informasi yang positif terkait produk dan layanan perusahaan kepada masyarakat luas. Dengan kepercayaan yang semakin kuat dari masyarakat, reputasi perusahaan akan semakin kokoh dan kinerja bisnis pun terus melaju positif,” tuturnya dalam rilis Minggu (28/9/2025).
Diakui Winardi, citra Bank Jatim memang terus meningkat karena selalu konsisten memberikan kontribusi sebagai pendorong laju perekonomian.
Selain itu, Bank Jatim sebagai partner utama pemerintah juga fokus mendukung pengelolaan keuangan sekaligus memberikan layanan terbaik kepada nasabah.
Hal tersebut terbukti dari total aset Bank Jatim secara konsolidasi pada enam bulan pertama tahun ini sukses mencapai angka Rp 118,15 triliun atau naik 16,71% (YoY). Kemudian apabila dilihat dari sisi laba bersih Bank Jatim (bank only) sepanjang semester pertama ini berada di angka Rp703 miliar, tumbuh 13,26% (YoY). Selain itu, selama Semester I tahun ini, penyaluran kredit Bank Jatim juga mampu membukukan peningkatan yang signifikan yaitu 15,91% (YoY).
Baca juga: Perluas Pasar, UMKM Binaan Bank Jatim Ikut Misi Dagang di Banjarmasin
“Kinerja positif yang ditorehkan Bank Jatim turut mengukuhkan citra perusahaan semakin gemilang, sejalan dengan upaya membangun persepsi publik yang baik. Ke depan, Bank Jatim berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dan manfaat optimal baik secara regional maupun nasional,” ujarnya.
Founder & CEO Humas Indonesia, Asmono Wikan menjelaskan, akuntabilitas dan transparansi bukan lagi sekadar tuntutan regulasi, tetapi fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik.
"Di era informasi dengan arus begitu cepat, praktisi humas dituntut menjadi garda depan dalam menyampaikan komunikasi jujur, transparan, konsisten, dan bertanggung jawab," ungkapnya.
Baca juga: Bank Jatim Dukung Penguatan Sektor Kesehatan & Pendidikan Melalui CSR di Blitar
Editor : Peni Widarti