PLN UID Jawa Timur Gandeng Bank Sampah Gemes Wujudkan Ekonomi Hijau Berbasis Lingkungan

Reporter : Achmad Arif
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur ajak pegawai dan Bank Sampah GEMES (Gerakan Memilah Sampah) Sekardadu Gresik wujudkan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan.

JATIMKINI.COM - Usung semangat kemerdekaan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur ajak pegawai dan Bank Sampah GEMES (Gerakan Memilah Sampah) Sekardadu Gresik wujudkan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan. Hal ini diwujudkan dalam penandatanganan kerja sama (PKS) dalam rangka pengelolaan limbah anorganik sekaligus penguatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan. 

Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui pendekatan lingkungan yang berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas. Dalam kerja sama ini, limbah anorganik dari lingkungan kerja PLN yang dikumpulkan oleh pegawai akan dikelola bersama Bank Sampah Gemes untuk memberikan nilai ekonomis sekaligus mengedukasi masyarakat dalam tata kelola sampah yang produktif.

Baca juga: Semester I 2025, PLN Jatim Catat Penjualan Listrik Tembus 22,69 TWh

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata peran PLN tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat. 

“PLN hadir tak hanya membawa listrik, tapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat sejalan dengan semangat kemerdekaan yang terus kami usung. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa sampah yang selama ini dianggap tak bernilai bisa diolah menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar,” papar Ahmad.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas SDM, PLN Jatim Latih 200 Petugas Yantek di Rindam V/Brawijaya

Lebih lanjut Ahmad berharap Bank Sampah telah menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam menciptakan sumber pendapatan baru dari pengelolaan limbah rumah tangga maupun perkantoran. 

Pendiri Bank Sampah Gemes Sekardadu Gresik, Siti Fitriah menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai sinergi dengan PLN merupakan langkah konkret dalam memperluas dampak sosial dan ekonomi dari gerakan bank sampah.

Baca juga: PLN Hadir untuk Rakyat, Berbagi Kebahagiaan bersama Yatim dan Dhuafa

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PLN. Ini membuktikan bahwa perusahaan besar bisa bersinergi dengan komunitas akar rumput untuk memperkuat ekonomi warga. Harapannya, kerja sama ini terus berkembang dan menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Fitriah terus mengembangkan dan mewujudkan ide-ide kreatifnya, terbukti  dari 3 Bank Sampah Unit berkembang biak menjadi 350 Bank Sampah Unit.  Melalui kemitraan ini, PLN berharap menjadi bagian dari solusi berkelanjutan sekaligus motor penggerak ekonomi rakyat yang berdaya dan mandiri.

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru