Investasi Sosial Pelindo Terminal Petikemas di NTT: Dari Rumah Ibadah hingga Sekolah

Reporter : Peni Widarti
SPTP menyerahkan bantuan pendidikan dan tempat ibadah dalam bentuk CSR kepada Pemprov NTT. (Foto: SPTP)

JATIMKINI.COM, Upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tak melulu bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), kontribusi dunia usaha juga menjadi bagian penting dalam mendorong akses masyarakat terhadap pendidikan dan fasilitas dasar. 

Salah satunya datang dari PT Pelindo Terminal Petikemas, yang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menyalurkan bantuan untuk perbaikan sarana ibadah dan pendidikan.

Baca juga: Melawan Stunting dari Hulu: Gerakan Pelindo di Surabaya

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) ini menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk peningkatan sarana ibadah dan pendidikan di wilayah kerjanya, Kupang. Penyerahan simbolis dilakukan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, didampingi Terminal Head TPK Kupang Zanuar Eka Wijaya dan Kepala Kantor KSOP Kelas III Kupang, Simon B. Baon.

Bantuan ini tak sekadar simbol kemitraan antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keterikatan itu bagian dari komitmen jangka panjang Pelindo Terminal Petikemas dalam menjalankan program CSR, yang menyasar aspek sosial dan spiritual. 

Fokus dari dana CSR ini pada pembangunan dan perbaikan rumah ibadah serta sarana pendukung kegiatan belajar-mengajar di berbagai institusi pendidikan.

Dalam sambutannya, Laka Lena menekankan kontribusi seperti ini memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. “Kami sangat menyambut baik inisiatif dan kontribusi Pelindo Terminal Petikemas ini,” ujarnya. 

Baca juga: Menjaga Rantai Logistik Demi Ketahanan Pangan NTT

“Bantuan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sarana ibadah dan pendidikan, yang merupakan dua pilar penting dalam pembentukan karakter dan kemajuan masyarakat kita,” ia menambahkan.

Terminal Head TPK Kupang, Zanuar Eka Wijaya, menyampaikan bahwa pihaknya memandang investasi di bidang ibadah dan pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun fondasi masa depan. 

“Kami percaya bahwa investasi pada sarana ibadah dan pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan suatu daerah,” katanya. “Melalui program CSR ini, kami berharap dapat turut serta menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mendukung generasi muda NTT meraih pendidikan yang layak,” imbuhnya.

Baca juga: Arus Peti Kemas Lampung Dongkrak Kinerja IPC TPK

Senada dengan itu, Simon B. Baon menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Kami berharap lebih banyak perusahaan yang mengikuti jejak Pelindo Terminal Petikemas dalam berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Program CSR PT Pelindo Terminal Petikemas memang tidak berhenti di sini. Selama beberapa tahun terakhir, perusahaan ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Tentunya sasarannya meliputi pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, hingga pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan. Bantuan kali ini hanyalah satu dari sekian banyak langkah nyata dalam menjalankan komitmen tersebut.

NTT, dengan segala tantangan geografis dan keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar, menjadi wilayah yang relevan untuk praktik tanggung jawab sosial perusahaan. Ketika negara hadir lewat tangan perusahaan milik negara, harapan akan pembangunan yang lebih inklusif bisa terasa lebih dekat.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru