x
x

Perluas Akses Pasar, Bank Jatim Dukung Misi Dagang Jatim & NTB   

JATIMKINI.COM, Dalam rangka memperkuat koneksi perdagangan dalam negeri, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung gelaran Misi Dagang dan Investasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Balikpapan pada Rabu (10/7/2025). 

Hal ini diwujudkan dengan mengikutsertakan beberapa UMKM Binaan Bank Jatim dalam acara bertajuk Misi Dagang & Investasi Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bertempat di Hotel Lombok Raya, kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal, dan Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman. 

Arif menjelaskan, misi dagang merupakan wadah untuk mempertemukan pelaku UMKM antar daerah atau provinsi dengan pembeli. Selain pertemuan pelaku usaha, gelaran ini juga menjadi gerbang pertukaran sosial budaya antar daerah. Lewat kegiatan tersebut juga sebagai salah satu upaya Bank Jatim untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Jatim dan memperluas inklusi keuangan. 

”Kami saat ini memang terus berupaya untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Mulai dari akses pemasaran, pembiayaan, hingga pendampingan. Bank Jatim sangat mendukung UMKM dalam mengembangkan usahanya. Nah, salah satu misi kami pada kegiatan ini adalah membantu UMKM Binaan untuk memperluas jaringan pasar dan mendukung pemerintah dalam memperkuat jalinan perdagangan antara Jatim dan NTB,” paparnya dikutip dalam rilis, Selasa (15/7/2025).

Arif menambahkan, UMKM menyimpan potensi luar biasa untuk menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Oleh karena itu, Bank Jatim senantiasa akan terus melakukan percepatan literasi dan inklusi keuangan kepada para pelaku usaha agar dapat naik kelas serta mampu berdaya saing secara global. 

"Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendorong ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Sebagai bank milik daerah, kami akan terus mendukung UMKM agar pertumbuhannya semakin pesat dan memiliki kualitas yang bagus sehingga dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ungkap Arif. 

Terdapat 3 UMKM binaan Bank Jatim yang diikutsertakan pada gelaran tersebut. Antara lain produk batik dari UMKM Batik Hariyani, produk bawang goreng dari UMKM Bawang Goreng RJS, dan produk cokelat dari UMKM Cokelat Mojopahit. Produk - produk unggulan UMKM Binaan Bank Jatim ini diharapkan mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di daerah NTB.  

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Bank Jatim juga mempersembahkan Seni Pertunjukan Wastra Batik dari UMKM binaan Bank Jatim asal Jember, Batik Tulis Hariyani. Batik dengan motif Alun Baruno (ombak laut), Pandalungan Jember, dan Sekar Langon sukses ditampilkan oleh Raka – Raki Jawa Timur dalam pagelaran Misi Dagang ini. 

”Pertunjukan wastra batik merupakan salah satu cara Bank Jatim untuk melestarikan dan menggairahkan masyarakat dalam hal mencintai warisan leluhur, khususnya bagi generasi muda. Semoga ke depannya masyarakat peminat batik semakin meningkat dan batik Indonesia bisa semakin dikenal di kancah global,” terang Arif. 

Sementara itu, misi dagang dan investasi di NTB kali ini sukses mencatatkan total nilai transaksi sebesar Rp1,068 triliun. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini sekaligus menegaskan posisi Jatim sebagai motor penggerak ekonomi nasional di tengah tekanan global.  

Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan misi dagang merupakan bagian dari strategi perluasan pasar dalam negeri, terutama dalam konteks penguatan distribusi bahan pokok melalui optimalisasi muatan berangkat dan muatan balik antarpulau. 

"Kami ingin mendorong integrasi pasar dalam negeri. Untuk itu, diperlukan semangat dan kerja sama antar daerah, termasuk dengan NTB, dalam memperkuat perdagangan antarwilayah,” ucapnya. 

Berdasarkan data 2023, neraca perdagangan antara Jatim dan NTB mengalami surplus sebesar Rp5,29 triliun. Hal ini menandakan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan. ”Kami optimistis melalui misi dagang dapat terus membuka peluang usaha yang lebih luas, meningkatkan volume perdagangan, serta memperkuat jaringan bisnis antara kedua provinsi," katanya. 

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal juga turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemprov Jatim. 

”Kami siap menjadi penyedia bahan baku yang andal bagi Jatim Relasi dagang ini akan saling mengisi dan membuka lebih banyak peluang usaha. Banyak hal yang bisa kami pelajari dari Jatim,” katanya.

Berita Terbaru
Selasa, 15 Jul 2025 15:24 WIB

Pelindo Catat Arus Petikemas Internasional Semester I Tumbuh13,64% 

JATIMKINI.COM, Jumlah arus peti kemas ekspor dan impor (internasional) yang melalui terminal di bawah pengelolaan PT Pelindo Terminal Petikemas periode
Selasa, 15 Jul 2025 13:23 WIB

Wujudkan Karya Mural dan Mading Informatif KKN Tematik UPN Veteran Jatim Gandeng Warga Sidotopo

Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 21 UPN “Veteran” Jawa Timur kembali berkolaborasi dengan warga
Selasa, 15 Jul 2025 10:25 WIB

Arus Peti Kemas Lampung Dongkrak Kinerja IPC TPK

Ulang tahun IPC TPK ke-12 menjadi momentum peningkatan arus peti kemas di beberapa wilayah kerja.
Selasa, 15 Jul 2025 09:07 WIB

Janji Itu Apa

Janji adalah hutang, begitu kata pepatah lama yang diwariskan turun-temurun
Senin, 14 Jul 2025 16:47 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Inovasi Eco-Briket di Tuban 

JATIMKINI.COM, Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Fuel
Senin, 14 Jul 2025 16:39 WIB

Arus Peti Kemas Internasional di TPS Tumbuh 3 Persen, Ekspor Lebih Unggul dari Impor

JATIMKINI.COM, Kinerja arus peti kemas internasional di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menunjukkan tren positif. Sepanjang semester I/2025, volume peti