x
x

Penjabat Wali Kota Malang Tegakkan Aturan Amdal

JATIMKINI.COM, Saat hari masih pagi, Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bergegas memimpin rapat di Balai Kota Malang, Senin (6/11). Rapat itu bersama Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) 1 Fahmi Hidayat, jajaran direksi Perumda Tugu Tirta dan organisasi perangkat daerah Pemkot Malang.

Keputusan rapat adalah penghentian sementara proyek Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Bango di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Wahyu bersikap tegas dan bertindak terukur sesuai aturan. Keputusan krusial ini harus diambil mengingat pengerjaan proyek usai peletakan batu pertama pada 26 Juni 2023 ternyata belum mengantongi dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Dokumen itu memuat Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL). Proyek yang dikerjakan PJT 1 tanpa izin lingkungan itu akhirnya memantik reaksi publik.

“Dokumen amdal bagian dari persyaratan perizinan yang harus dipenuhi. Karena tidak lengkap, proyek kita hentikan,” tegas Wahyu Hidayat, Jumat (10/11).

Wahyu menyatakan sudah mengecek seluruh dokumen Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama. Pemeriksaan dokumen melibatkan PJT 1 dan perangkat daerah, yakni Disnaker-PMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPRPKP. Ternyata, PJT 1 belum melengkapi perizinan secara tuntas sesuai prosedur.

“Pihak pertama PJT 1. Karena amdal belum dilengkapi, saya berhentikan. Selama belum (melengkapi perizinan), ya tetap dihentikan,” katanya.

Kendati proyek strategis itu solusi bagi Kota Malang untuk menambah air baku, tetapi pengerjaan tetap harus mematuhi aturan.

“Ini tantangan kami dalam menegakkan regulasi,” ucapnya.

Terkait hal itu, Dirut PJT I Fahmi Hidayat mematuhi hasil keputusan rapat bersama Penjabat Wali Kota.

“Kami patuh dan mengikuti prosedur yang ada. Dan, sesungguhnya sudah berproses, akan percepatan, agar ini (WTP) tidak terhenti terlalu lama," ujar Fahmi seperti dilansir Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Malang.

Rencana penyediaan air bersih curah dan bidang usaha lainnya ditandatangani PJT 1 dan Pemkot Malang pada 31 Desember 2022 di kantor PJT 1. Ketika itu, pihak yang bertanda tangan adalah Direktur Utama PJT 1 Raymond Valiant Ruritan dan Wali Kota Malang Sutiaji periode 2018-2023. Pemkot Malang menyediakan lahan penjernih air seluas 1,8 ha di Kedungkandang. Adapun, kerja sama menerapkan skema Business to Business (B to B) antara PJT 1 dan Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

Proyek WTP guna memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Malang. Dalam hal ini, PJT 1 sebagai pihak yang memproduksi air baku melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Adapun Perumda Tugu Tirta membeli air baku itu. Sedangkan PJT investasi sekitar 200 liter per detik dari instalasi WTP senilai Rp74 miliar memanfaatkan air dari Sungai Bango dan Sungai Metro. Volume bisa ditingkatkan sampai 500 liter per detik. Semula proyek direncanakan kelar September 2023. Namun, proyek terpaksa dihentikan sementara sampai syarat perizinan amdal dipenuhi oleh PJT 1.

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan