Putra Tri Ramadhani Kembali Raih Perak, Koleksi Empat Medali Dunia

Reporter : Adi Cahyono
Putra Tri Ramadhani kembali dalam ajang World Climbing Series

JATIMKINI.COM, Putra Tri Ramadhani kembali naik podium dalam ajang World Climbing Series. Atlet panjat tebing Indonesia yang akrab disapa Srondeng itu meraih medali perak nomor lead di Santiago, Cile, Senin (26/10/2026) waktu Indonesia. Hasil tersebut menambah koleksinya menjadi empat medali dari enam kali partisipasi dalam seri kejuaraan dunia tahun ini.

Sebelum meraih perak di Santiago, Putra lebih dulu merebut medali emas di Praha, Republik Ceko, pada 8 Juni 2026. Ia kemudian meraih dua medali perunggu di Chamonix, Prancis, pada 12 Juni dan Koper, Slovenia, pada 12 Juli 2026.

Baca juga: 272 Atlet dari 27 Provinsi Bersaing di Kejurnas Tenis Junior Piala Gubernur Jatim 2026

Pelatih kepala panjat tebing nasional, Galar Pandu Asmoro, menilai pencapaian tersebut patut disyukuri. Menurut dia, hasil di Santiago menunjukkan Putra masih mampu bersaing dengan para pemanjat dunia, meskipun sejumlah lawan memiliki pengalaman lebih baik.

“Secara kemampuan masih bisa dibilang sebanding dengan pesaing. Ini hasil diskusi saya dengan Srondeng. Memang lawan memiliki pengalaman yang lebih baik,” ujar Galar dalam keterangannya melalui sambungan telepon.

Galar menjelaskan, sebelum final nomor lead berlangsung, dirinya telah mengingatkan Putra agar lebih cermat mengobservasi setiap detail pada jalur panjat. Perhatian khusus diberikan pada titik-titik kecil yang melibatkan pijakan kaki maupun pegangan tangan karena dapat menentukan hasil akhir.

Baca juga: Surabaya Domino Tournament 2026 Jadi Ajang Olahraga Pikiran Terbesar di Indonesia

“Beberapa kali ia missed poin-poin kecil, yang kelihatannya sepele tapi bisa fatal. Tapi hasil ini kami syukuri, alhamdulillah masih bisa berada di podium,” kata Galar.

Dalam final di Santiago, Putra mengumpulkan 49 poin. Sementara itu, Jonas Utelli dari Swiss meraih medali emas dengan keunggulan tiga poin atas Putra. Adapun medali perunggu menjadi milik Neo Suzuki dari Jepang dengan catatan maksimal 47+.

Baca juga: Atlet Muda Bersinar, FPTI Jatim Tatap Puslatda 2026 dengan Optimistis

Empat medali yang dikumpulkan Putra sepanjang musim ini menjadi catatan penting bagi panjat tebing Indonesia. Berdasarkan informasi dalam bahan berita, ia disebut sebagai atlet Indonesia sekaligus pemanjat Asia Tenggara pertama yang empat kali naik podium dalam seri kejuaraan dunia.

Pada nomor putri, Janja Garnbret dari Slovenia meraih medali emas. Namun, data yang tersedia dalam bahan awal menyebut Laura Rogora dari Italia meraih perunggu, sedangkan Rosa Rekar dari Slovenia juga disebut memperoleh perunggu.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru