JATIMKINI.COM, Mahasiswa KKN Kelompok ( KKN ) 54 UPN Veteran Jawa Timur kenalkan Rocket Stove sebagai inovasi teknologi tepat guna untuk membantu masyarakat di Desa Kendung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk menghasilkan proses pembakaran biomassa secara lebih efisien dibandingkan pembakaran terbuka.
Salah satu Tim KKN 54 UPN Veteran Jawa Timur, Moh Fikri Taufiqulhaq menjelaskan, mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur memperkenalkan tungku pembakaran biomassa yang dirancang untuk mengurangi penumpukan limbah organik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih efisien dan ramah lingkungan.
"Kegiatan ini kami pusatkan di Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Desa Kendung," kata Fikri
Dalam kegiatan ini kata Fikri, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi sekaligus demonstrasikan penggunaan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna yang memanfaatkan limbah organik, seperti daun kering, ranting, dan sisa tanaman.
Melalui demonstrasi tersebut, masyarakat diperkenalkan pada cara sederhana mengolah limbah organik menjadi lebih bermanfaat sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Desa Kendung.
Fikri berharap , sosialisasi dan demonstrasi ini yang mengenalkan cara kerja Rocket Stove serta juga bisa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan biomassa yang selama ini sering dibakar secara terbuka.
"Pengenalan teknologi tepat guna ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengelolaan limbah organik yang lebih efisien sekaligus mudah diterapkan secara mandiri oleh masyarakat khususnya di desa Kendung," kata Fikri
Sementara itu Kepala Desa Kendung, Pujiyono menegaskan, pihaknya mengapresiasikan inovasi yang diperkenalkan oleh mahasiswa Kelompok 54.
Menurutnya , Rocket Stove tidak hanya menjadi sarana pengelolaan limbah organik, tetapi juga dapat menjadi edukasi bagi masyarakat untuk menerapkan teknologi sederhana yang bermanfaat di lingkungan masing-masing.
“Alat yang dibuat oleh mahasiswa ini dapat menjadi contoh bagi warga desa sehingga nantinya masyarakat dapat membuatnya sendiri di lingkungan masing-masing,” ujar Pujiyono
Pujiyono juga menegaskan, bahwa Rocket Stove memberikan manfaat dalam pemanfaatan limbah organik yang selama ini belum dikelola secara optimal. Ia mengatakan, limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi, seperti plastik, dapat dipilah dan dijual sehingga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Pujiyono berharap Rocket Stove tetap dimanfaatkan setelah pelaksanaan KKN berakhir.
Masih kata kepala desa ini, keberlanjutan program memerlukan dukungan aparatur pemerintah desa agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat.
“Yang pertama tentu seluruh aparatur pemerintah desa, mulai dari perangkat desa, RT, hingga RW. Mereka diharapkan menjadi pelopor bagi masyarakat. Harapan kami, program ini nantinya dapat dikembangkan minimal di setiap RT sehingga seluruh masyarakat ikut berpartisipasi,” ungkapnya
Melalui program Rocket Stove lanjut Pujiyono, mahasiswa KKN 54 UPN Veteran Jawa Timur menghadirkan alternatif pengelolaan biomassa yang lebih efisien bagi masyarakat Desa Kendung.
"Inovasi teknologi tepat guna tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mengurangi pembakaran terbuka sekaligus mendorong pemanfaatan limbah organik secara lebih bijak dan berkelanjutan," pungkas kepala desa ini
Ditulis : Moh Fikri Taufiqulhaq Kelompok 54 KKN Berdampak Bela Negara UPN Vetaran Jawa Timur ( Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur )
Baca juga: KKN Umsida Ciptakan Rocket Stove, Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
Editor : Redaksi