Grup Merdeka Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Pengembangan SDM Lokal

Reporter : Rochman Arief
Merdeka Group menunjukkan komitmen terhadap dunia pendidikan di sekitar usaha guna meningkatkan kualitas SDM. (Foto: dok.Merdeka Copper Gold)

JATIMKINI.COM, Grup Merdeka memperkuat ekosistem pendidikan dan pengembangan SDM lokal di berbagai wilayah operasional tambang. Upaya itu dilakukan melalui penyediaan fasilitas pendidikan, beasiswa, pelatihan kerja, hingga penguatan kapasitas guru bagi masyarakat lingkar tambang.

Program tersebut dijalankan PT Merdeka Copper Gold Tbk bersama sejumlah anak usahanya di Banyuwangi, Gorontalo, Morowali, Konawe, hingga Maluku Barat Daya.

Baca juga: Kinerja Tambang Emas Pani Kuartal I 2026 Mulai Terlihat, Produksi Awal 1.818 Ounces

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari investasi sosial perusahaan.

“Bagi Merdeka, pendidikan adalah bagian penting dari investasi sosial perusahaan. Kami ingin masyarakat di sekitar wilayah operasional memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, keterampilan, dan kesempatan untuk berkembang seiring pertumbuhan perusahaan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan dijalankan di berbagai daerah operasi Grup Merdeka. Program tersebut mencakup pendampingan sekolah, penyediaan fasilitas belajar, beasiswa, pelatihan berbasis keterampilan kerja, hingga pengenalan dunia industri bagi pelajar dan masyarakat lokal.

Di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo meresmikan Rumah Pintar pertama di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Pesanggaran, pada November 2025. Fasilitas itu menjadi pusat pembelajaran nonformal bagi pelajar di wilayah lingkar tambang.

Rumah Pintar tersebut dilengkapi enam ruang kelas berpendingin udara, musala, dapur, toilet, serta ruang UMKM. Dua program utama yang telah berjalan yakni kursus komputer gratis dan kursus bahasa Inggris gratis untuk siswa SD dan SMP.

Di Maluku Barat Daya, tambang tembaga Wetar yang dikelola PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya memberikan beasiswa kepada 162 siswa dan mahasiswa dari enam desa sekitar wilayah operasional.

Program pendidikan lainnya meliputi pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka bagi 33 guru, bantuan fasilitas sekolah untuk 800 siswa di wilayah Ring I dan II, serta honorarium bagi guru TK non-ASN.

Dukungan pengembangan SDM lokal juga dilakukan PT Merdeka Battery Materials Tbk melalui anak usahanya, PT Sulawesi Cahaya Mineral dan PT Merdeka Tsingshan Indonesia.

Baca juga: Ini Rekam Jejak Direksi dan Komisaris Anyar Merdeka Gold Resources

Di Konawe, PT Sulawesi Cahaya Mineral menggelar Mine Tour bagi 90 guru dan tenaga kesehatan, memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada 97 mahasiswa, serta pelatihan dasar dump truck bagi pemuda lokal.

Perusahaan juga bekerja sama dengan Universitas Lakidende untuk program beasiswa sekaligus menyediakan fasilitas olahraga bagi siswa di sekitar wilayah operasional.

Sedangkan di Morowali, PT Merdeka Tsingshan Indonesia menggelar pelatihan dan sertifikasi operator excavator berbasis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi warga lokal. Sebagian peserta kini telah bekerja di kawasan industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Selain itu, perusahaan menjalankan Program Merdeka Mengajar bersama Departemen K3, menyalurkan bantuan peralatan sekolah, hingga perlengkapan TPA bagi santri.

Di Gorontalo, PT Merdeka Gold Resources Tbk bekerja sama dengan Indonesia Mengajar dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Program Pengajar Merdeka Pohuwato.

Baca juga: Cadangan Nikel MBMA Meningkat Signifikan, Perkuat Rantai Pasok Baterai Listrik

Program tersebut menempatkan empat pengajar selama satu tahun di sekolah sekitar wilayah tambang untuk mendampingi guru dan siswa memperkuat metode pembelajaran serta manajemen sekolah.

Tak hanya itu, program pendidikan di Tambang Emas Pani juga menjangkau lebih dari 450 penerima manfaat melalui renovasi sekolah, bantuan perlengkapan belajar, hingga pengenalan industri pertambangan bagi mahasiswa asal Pohuwato.

Albert menegaskan Grup Merdeka akan terus memperkuat program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri.

“Kami percaya peningkatan kualitas SDM harus dibangun secara berkelanjutan. Melalui pendidikan, pelatihan kerja, dan penguatan kapasitas masyarakat, kami berharap semakin banyak talenta lokal yang memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan untuk berperan dalam pembangunan daerah,” tandasnya.

Melalui berbagai program tersebut, Grup Merdeka berharap dukungan di bidang pendidikan tidak hanya meningkatkan akses belajar masyarakat, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pengembangan kompetensi dan lapangan kerja masyarakat lokal di masa depan.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru