Layanan Listrik Ramadan hingga Idulfitri Dijaga, PLN Nusantara Power Siapkan 14,1 GW

Reporter : Rochman Arief
PLN Nusantara Power telah mendukung layanan listrik sebesar 14,1 GW selama Ramadan hingga selesainya Idulfitri. (Foto: dok.PLN NP)

JATIMKINI.COM, PLN Nusantara Power memastikan layanan listrik Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah tetap andal. Kesiapan ini dilakukan untuk menjamin masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman, sekaligus mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik saat arus mudik dan balik Lebaran.

Sebagai subholding pembangkitan PLN (Perusahaan Listrik Negara), PLN Nusantara Power menyiapkan kapasitas pasokan sebesar 14.132 megawatt (MW) atau setara 14,1 gigawatt (GW). Angka tersebut mencakup sekitar 42 persen dari total beban puncak nasional yang mencapai 35.014 MW.

Baca juga: Pelindo Marine Jaga Kesiapan Operasional Logistik di Ujung Indonesia Barat

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa keandalan layanan listrik menjadi prioritas utama selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

“Layanan listrik Ramadan hingga Idulfitri harus benar-benar terjaga. Kami telah menyiapkan seluruh aspek, mulai dari personel, teknologi, hingga penguatan koordinasi,” ujarnya.

Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, PLN Nusantara Power mengerahkan 8.898 personel yang bersiaga selama 24 jam secara bergantian. Selain itu, disiapkan pula 126 posko siaga dan 45 unit fire truck yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kesiapan ini berlaku sepanjang masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang berlangsung sejak 12 hingga 31 Maret 2026. PLN Nusantara Power juga memastikan operasional pembangkit berjalan optimal melalui pemeliharaan preventif dan prediktif guna meminimalkan potensi gangguan.

Baca juga: Konsumsi BBM Diprediksi Naik 11,9%,  Pasokan Dipastikan Terjaga selama Ramadan & Idulfitri

Di sisi lain, PLN Nusantara Power turut memperkuat bauran energi bersih dengan pasokan listrik hijau sebesar 1.821 MW yang berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Sejumlah unit pembangkit strategis menjadi tulang punggung layanan listrik Ramadan hingga Idulfitri, khususnya di luar Pulau Jawa. Di antaranya PLTMG Arun di Aceh, PLTU Teluk Balikpapan, PLTU Pulang Pisau, hingga PLTU Tidore.

Tak hanya mengandalkan infrastruktur, PLN Nusantara Power juga memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui Nusantara InnoVision Center. Sistem ini memungkinkan pemantauan operasional secara real-time, deteksi dini potensi gangguan, serta respons cepat terhadap anomali di unit pembangkit.

Baca juga: BRI Region 12 Surabaya Santuni Anak Panti Asuhan, Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

“Dengan dukungan teknologi, kami bisa memonitor seluruh sistem secara terintegrasi sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi lebih cepat,” tambah Ruly.

Sebagai langkah pengamanan tambahan, PLN Nusantara Power juga menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk TNI dan kepolisian. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan keamanan operasional serta kelancaran akses di sekitar unit pembangkit.

Melalui berbagai upaya tersebut, PLN Nusantara Power optimistis layanan listrik Ramadan hingga Idulfitri dapat terjaga secara optimal. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah hingga merayakan hari kemenangan tanpa terganggu persoalan kelistrikan.

Editor : Rochman Arief

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru