Penjualan Listrik PLN Jawa Timur Naik, Tembus 46,3 TWh pada 2025

Reporter : Achmad Arif
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat kinerja penjualan tenaga listrik di sepanjang 2025 mencapai sebesar 46,3 TWh.

JATIMKINI.COM - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat kinerja penjualan tenaga listrik di sepanjang 2025 mencapai sebesar 46,3 TWh atau mengalami pertumbuhan sekitar 4,4% dibandingkan 2024 yang sebesar 44,3 TWh.

Penjualan listrik di Jatim pada 2025 ini disumbang oleh segmen pelanggan golongan industri yang mencapai 18,5 TWh, segmen pelanggan golongan rumah tangga sebesar 17,7 TWh, selanjutnya disusul golongan bisnis 6,5 TWh.

Baca juga: SPKLU R2 Resmi Beroperasi, PLN Kenalkan Becak Listrik di Jember

General Manager PLN UID Jatim, Ahmad Mustaqir mengatakan pertumbuhan penjualan listrik pada 2025 ini menjadi sinyal positif terhadap konsumsi energi listrik dari sebanyak 14,6 juta pelanggan per Desember 2025.

“Pertumbuhan konsumsi listrik ini menunjukka­n bahwa perekonomian di Jatim juga tumbuh dengan baik, termasuk jumlah pelanggan yang juga terus bertumbuh dari 2024 yang mencapai 14,2 juta menjadi 14,6 juta pelanggan. Sementara untuk penjualan listrik secara kinerja keuangan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp48,7 T ” ujarnya.

Baca juga: Pengamanan Berlapis, PLN Jatim Jaga Listrik Tetap Stabil Saat Harlah 1 Abad NU

Selain itu, PLN juga telah melakukan berbagai upaya peningkatan penjualan sepanjang tahun 2025. Mulai dari program tematik tambah daya yang disambut animo luar biasa, electrifying agriculture, hingga peningkatan customer experience melalui Kampung PLN Mobile.

Terobosan yang dilakukan pada awal tahun 2026, PLN telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur untuk penguatan iklim investasi dan industri dorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

Baca juga: PLN UID Jatim–KADIN Jatim Teken MoU, Perkuat Ekosistem Energi dan Dunia Usaha Daerah

PLN juga terus melakukan penambahan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), SPKLU Center hingga SPKLU Roda Dua di Jawa Timur. Saat ini di Jatim ada sebanyak 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 lokasi.

“Keberadaan SPKLU ini mendorong dan memperluas penggunaan kendaraan listrik di Jatim tak hanya mobil bahkan merambah ke roda dua hingga becak sudah kami siapkan infrastrukturnya. Ke depan, strategi kami akan menggiatkan pemasaran, mencari potensi pasar baru guna meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan ke pelanggan,” tambah Ahmad.

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru